Seekor penyu ditemukan terdampar di Pantai Kuta, Badung, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Penyu tersebut diketahui merupakan jenis penyu lekang.
Penyu yang diperkirakan berbobot 20 sampai 30 kilogram (kg) tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang di Pantai Kuta. Saat ditemukan, penyu terdampar bersamaan dengan sampah kiriman yang terbawa arus laut. Selanjutnya, petugas pantai segera mengamankan penyu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia terdampar, terbawa arus bersamaan dengan sampah kiriman," ujar Asisten Manager DTW Pantai Kuta, I Putu Gilang Bayu Sadra Putra, saat dihubungi detikBali, Kamis (22/1/2026).
Gilang menjelaskan bahwa fenomena terdamparnya hewan laut kerap terjadi beberapa kadi di Pantai Kuta terutama saat musim angin barat.
"Biasa kalau udah musim angin barat gini memang banyak ada penyu terdampar," katanya.
Saat ditemukan oleh pedagang sekitar, penyu tersebut masih dalam kondisi hidup, tapi terlihat lemas dan tidak mampu bergerak. Kondisi tersebut diduga akibat terlalu lama terombang-ambing di laut serta mengalami benturan dengan kayu gelondongan dari sampah kiriman.
"Karena dia terlalu terombang ambing di dalam lautan, terus juga kena benturan kayu gelondongan sampah kiriman itu juga, jadi itu pengaruhnya," imbuhnya.
Akibat kondisi tersebut, penyu kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak Konservasi Penyu Serangan untuk dibawa ke klinik guna mendapatkan perawatan dan dilakukan observasi lebih lanjut.
(hsa/hsa)










































