detikBali

Langit Israel Gelap Diserbu Ribuan Gagak Misterius Bikin Merinding

Terpopuler Koleksi Pilihan

Langit Israel Gelap Diserbu Ribuan Gagak Misterius Bikin Merinding


Rachmatunnisa - detikBali

Burung gagak di langit Tel Aviv
Burung gagak di langit Tel Aviv. (Foto: Screenshot)
Denpasar -

Langit Tel Aviv, Israel, mendadak berubah drastis pada Selasa (24/3) waktu setempat. Ribuan burung gagak memenuhi udara, berputar membentuk pusaran besar hingga menutupi sebagian langit dan menciptakan pemandangan gelap yang tak biasa.

Fenomena itu sontak viral di media sosial. Banyak yang menyebutnya seperti 'awan hidup' yang bergerak, sementara lainnya mengaku merinding melihat langit yang tiba-tiba tampak suram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari detikINET, Jumat (27/3/2026), video yang beredar memperlihatkan kawanan burung membentuk pola melingkar rapat di atas Tel Aviv. Jumlahnya yang masif membuat langit seolah tertutup, memicu beragam reaksi publik

Sebagian netizen mengaitkannya dengan pertanda buruk. Ada pula yang menilai kejadian ini sebagai fenomena langka yang jarang terjadi. Tak sedikit komentar yang menyebut pemandangan tersebut menyeramkan karena jumlah burung yang sangat banyak.

Penjelasan Ilmiah: Perilaku Alami Burung

Di balik kesan dramatis itu, para ahli menegaskan fenomena ini merupakan perilaku alami burung yang dikenal sebagai murmuration. Dalam kondisi tertentu, burung akan berkumpul dalam jumlah besar dan terbang berputar untuk beberapa tujuan, seperti menghindari predator, mencari tempat bertengger, atau merespons perubahan lingkungan.

Dalam laporan tersebut, para ornitolog atau ahli burung menjelaskan bahwa fenomena ini bukan sesuatu yang berbahaya. Ini merupakan perilaku alami burung saat berkumpul dalam jumlah besar untuk perlindungan dan koordinasi.

"Burung-burung tersebut merupakan bagian dari jalur migrasi musiman. Sekitar 500 juta burung melewati Israel setiap tahun selama migrasi musim semi," kata para ilmuwan.

Para ilmuwan menyebut gagak berkerudung kerap berkumpul di wilayah perkotaan selama musim bersarang. Gagak merupakan spesies yang umum ditemukan di Israel, terutama jenis hooded crow. Pergerakan dalam jumlah besar biasanya terjadi sekitar Maret karena faktor musiman.

Fenomena ini juga dapat dipicu berbagai faktor, termasuk perubahan cuaca, gangguan habitat, atau peningkatan populasi burung di suatu wilayah. Di kawasan perkotaan seperti Tel Aviv, lampu kota dan sumber makanan turut menarik burung berkumpul dalam jumlah besar.

Terlepas dari penjelasan ilmiah, sebagian pengguna media sosial masih meyakini fenomena itu sebagai pertanda buruk. Sejumlah pengguna di X mengaitkan peristiwa tersebut dengan nubuat agama dari Kitab Wahyu.

Mereka secara khusus menyebutkan Wahyu 19:17 yang berbicara tentang burung-burung yang berkumpul karena peristiwa besar. Kawanan besar itu membentuk awan gelap yang bergerak di atas cakrawala kota hingga mengejutkan warga.

Netizen lain juga menyebut fenomena itu sebagai pertanda buruk bagi peradaban. Mereka mengklaim bangsa Romawi kuno menganggap serius pertanda dari burung, bahkan hingga menghentikan peperangan. Hal ini turut dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah di tengah konflik Amerika Serikat-Israel vs Iran, serta masih berlangsungnya genosida yang dilakukan Israel terhadap penduduk Gaza, Palestina.




(dpw/dpw)











Hide Ads