Warganet dihebohkan dengan dugaan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh pria berseragam PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Pengunggah video juga menyebut petugas keamanan terlibat dalam aksi pungli tersebut.
"Oknum yang sering malak di Pelabuhan Gilimanuk dengan bermodal meteran. Bukan ini saja orangnya, satpam juga ikut," tulis keterangan dalam unggahan yang beredar di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manager Humas ASDP lintas Ketapang-Gilimanuk, Bintang Felfian, buka suara terkait dugaan pungli tersebut. Ia menegaskan telah menindaklanjuti informasi tersebut.
"Terkait unggahan di Facebook tersebut, sudah kami tindaklanjuti," ungkap Bintang saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (21/4/2026).
Bintang menjelaskan ASDP memiliki prosedur ketat dalam menangani dugaan pelanggaran etik oleh pegawai. Menurutnya, pegawai yang bersangkutan sudah dimintai keterangan.
"Secara prosedural kami, petugas tersebut akan dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan oleh dept head terkait," ujar Bintang.
"Secara prinsipal, ASDP tidak mentolerir segala bentuk pungli sekecil apa pun dan berkomitmen menindak tegas pelanggaran tersebut," pungkasnya.
(iws/iws)










































