Kapal Motor Penumpang (KMP) Samudra Utama yang kandas di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya berhasil dievakuasi, Senin (18/5/2026). Kapal itu kandas tertahan sejak, Minggu (17/5/2026).
Kapal berhasil melakukan olah gerak mundur setelah air laut mulai pasang pada Senin sekitar pukul 09.00 Wita.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, menjelaskan berbagai upaya sejatinya telah dilakukan untuk melepaskan kapal. Namun, posisi kapal yang sudah telanjur "duduk manis" di bibir dermaga membuat proses evakuasi harus menunggu air pasang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pagi tadi pukul 09.00 Wita lepas dari kandas dan sandar di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk," ungkap Yuli saat dikonfirmasi detikBali, Senin.
Yuli memaparkan insiden kandasnya KMP Samudra Utama di Selat Bali ini sempat memicu dampak karambol pada aktivitas penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk. Kemacetan panjang kendaraan bahkan sempat mengular hingga beberapa kilometer (km)
"Kemarin malam ekor antrean sampai di Patung Naga atau Gelungkori, sekitar 2,5 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk," jelasnya.
Meski demikian, Yuli memastikan arus lalu lintas menuju pelabuhan saat ini sudah kembali normal seiring beroperasinya dermaga secara penuh. "Pagi ini situasi sudah landai dan parkir wilayah pelabuhan juga sudah tidak ada antrean," imbuh Yuli.
Saat ini, KMP Samudra Utama tengah menunggu jadwal bongkar muat. Kapal dipastikan akan segera kembali ke jalurnya untuk melayani penyeberangan di Selat Bali.
(hsa/dpw)










































