detikBali
Regional

Bisa-bisanya Ada Garasi Mobil di Atas Trotoar, Berujung Dibongkar Satpol PP

Terpopuler Koleksi Pilihan
Regional

Bisa-bisanya Ada Garasi Mobil di Atas Trotoar, Berujung Dibongkar Satpol PP


Rifat Alhamidi - detikBali

Trotoar di Bandung dibuat jadi parkiran mobil.
Foto: Penampakan garasi penghalang pejalan kaki di Kota Bandung, Jawa Barat. (Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Sebuah bangunan yang difungsikan sebagai garase mobil berdiri di atas trotoar. Pemandangan ganjil ini ada di Jalan Ambon, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), dan berujung viral di media sosial (medsos).

Dilansir dari detikJabar, bangunan ini memang terlihat seperti gudang tempat penyimpanan. Namun, dalam unggahan di Instagram, bangunan yang berdiri di atas trotoar ini justru dipakai menjadi tempat parkiran mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini jelas banyak ditentang. Mugni, salah seorang warga yang melintas ikut menyampaikan protes setelah trotoar tersebut dipakai untuk kepentingan pribadi.

"Kebangetan atuh, a, itu mah. Kan buat fasilitas publik yah, buat pejalan kaki, eh malah dipakai bikin bangunan dan dijadikan parkiran," kata Mugni, Minggu (14/6/2026).

ADVERTISEMENT

Mugni pun mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan. Selain dibongkar, pihak yang membuat bangunan itu juga harus disanksi karena melanggar peraturan.

"Bukan cuma dibongkar, orang yang bertanggungjawabnya juga harus dapet sanksi. Biar enggak seenak dia lagi fasilitas publik malah dipakai buat pribadi," ucap Mugni.

Penjelasan Ketua RW

Garasi tersebut ternyata bukan milik pribadi, melainkan digunakan untuk menyimpan motor pengangkut sampah atau Triseda. Penjelasan ini dipaparkan langsung Ketua RW 06 Kelurahan Citarum, Anne Rahadi.

Saat ditemui detikJabar, perempuan berusia 67 tahun itu menjelaskan mobil yang terparkir di garasi itu merupakan miliknya. Namun, ia menyatakan garasi tersebut bukan milik pribadi karena selama ini difungsikan untuk menyimpan motor pengangkut sampah.

"Pertama, saya itu terkejut sekali. Saya tidak tahu apa-apa karena saya dapat berita itu dari warga. Nah, sekarang saya mau menjelaskan. Saya tidak pernah bermaksud membuat bangunan, apalagi di atas trotoar itu, apalagi untuk kepentingan pribadi untuk garasi mobil," katanya.

Anne menjelaskan, pada Sabtu (13/6/2026), rumahnya yang kebetulan digunakan sebagai kafe sedang penuh kendaraan. Lantaran alasan keamanan, ia berinisiatif memindahkan mobil pribadinya ke garasi motor sampah tersebut.

Garasi motor sampah itu dibangun dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya untuk mencegah aksi pencurian, lantaran Anne beberapa kali kehilangan suku cadang motor sampah yang diparkir sembarangan.

"Karena di sini penuh, ada anak saya datang sama teman-temannya, mobil itu keluar. Tetapi parkir di luar itu juga kondisinya penuh, makanya sama Linmas saya itu dimasukkan dahulu ke dalam garasi itu. Itu saya bangun, itu ke peruntukan untuk menyelamatkan Triseda supaya bisa terawat," ungkap Anne.

"Karena apa? Saya punya pengalaman pribadi. Waktu beberapa tahun yang lalu dikasih Triseda itu hancur-lebur. Karena satu tidak ada perawatan, panas, hujan, kehujanan. Ketika dicolong spare part-nya. Makanya itu bangunan itu saya bangun atas swadaya, saya minta bantuan dari warga untuk menyelamatkan Triseda, untuk menyimpan peralatan apa pun yang saya ajukan dari dari kelurahan untuk kepentingan kebersihan lingkungan RW 06 ini," beber Anne.

Anne pun meminta maaf jika garasi yang dibangun tersebut menyalahi aturan. Garasi itu rencananya akan dibongkar, namun Anne berharap ada kebijakan lain agar peralatan milik lingkungan RW bisa dipindahkan ke tempat alternatif

Jadi mungkin saya minta maaf sebelumnya. Pertama saya minta maaf, saya salah. Orang mau mengatakan saya salah, saya terima," kata Anne.

"Kami tidak punya tempat di lingkungan saya untuk punya gudang, punya balai RW pun kita tidak ada tempat. Itu satu-satunya tempat di lingkungan saya. Dan saya itu berharap, mohon pengertiannya dan maklumnya bagaimana itu jangan sampai dibongkar," jelas Anne.

Dibongkar Satpol PP

Garasi di atas trotoar ini akhirnya dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung. Pembongkaran dilakukan petugas Satpol PP menggunakan palu dan ditarik mobil seadanya hingga rata dengan tanah.

Pantauan detikJabar di lokasi, puluhan petugas dikerahkan untuk membongkar garasi tersebut. Setelah dihantam menggunakan palu, bangunan itu pun akhirnya ambruk.

"Setelah kami tadi mendapatkan arahan langsung dari Pak Kasatpol PP maupun ll dari Pak Wali Kota, jadi kita melakukan pembongkaran," kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Krismarjadi, Minggu (14/6/2026).

Krismarjadi mengatakan, apa pun alasannya, garasi itu sudah melanggar ketentuan trotoar. Apalagi, bangunan tersebut juga sudah menutupi saluran air yang bisa menyebabkan potensi banjir.

"Ternyata setelah kami dapatkan informasi dari kewilayahan setempat, ternyata ini adalah bangunan yang dibangun oleh RW setempat untuk garasinya Triseda. Trisedanya bantuan dari pemerintah pertama, jadi sudah beberapa kali informasi yang kami dapatkan si Triseda itu hilang begitu ya. Jadi sekarang dibangunlah," ujar Krismarjadi.

"Tetapi ini kan tempatnya juga tidak tepat. Ini kan sudah di atas saluran air begitu ya Tadinya kita mau dibongkar sendiri oleh pihak RW. Tetapi ternyata kan juga minta waktu dan seterusnya. Sehingga sekarang kami lakukan pembongkaran paksa," tutur Krismarjadi.

Krismarjadi menyatakan tak ada alasan apa pun untuk membuat bangunan di atas fasilitas bagi pejalan kaki. Menurut Krismarjadi, kondisi ini justru bakal menimbulkan persepsi yang salah bagi wilayah lainnya.

"Jadi karena ketiadaan tempat, dipakai gitu akhirnya. Tetapi kan kita lihat. Apalagi ini kan sebagai mitra kerja kita di pemerintah daerah, seyogyanya juga bisa memberikan contoh," ungkapnya.

"Kalau di tempat lain mah mangga (silakan), tetapi ini di atas saluran airlah gitu. Perdanya juga jelas. Makanya, jangan sampai nanti membuat seolah-olah mencari solusi, tetapi dengan cara melanggar kan itu kan tidak boleh juga," jelas Krismarjadi.

Artikel ini telah tayang di detikJabar. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads