detikBali

Sempat Mengeluh Tak Sehat, Pria Gianyar Ditemukan Tewas di Belakang Rumah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Sempat Mengeluh Tak Sehat, Pria Gianyar Ditemukan Tewas di Belakang Rumah


Aryo Mahendro - detikBali

Polisi melakukan olah TKP kasus bunuh diri di Banjar Keliki, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali, Minggu (9/8/2026). (Foto: Dok. Polsek Payangan)
Polisi melakukan olah TKP kasus bunuh diri di Banjar Keliki, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali, Minggu (9/8/2026). (Foto: Dok. Polsek Payangan)
Gianyar -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

I Wayan AP ditemukan tewas gantung diri di belakang rumahnya di Banjar Keliki, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali. Sebelum mengakhiri hidup, pria berusia 28 tahun itu sempat mengeluhkan badan kurang sehat.

"Korban ditemukan meninggal dunia pukul 05.30 Wita atas laporan dari pihak keluarga," kata Kapolsek Payangan AKP I Putu Budi Artama dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi mengungkapkan keluarga awalnya mencari AP di kamarnya pada Sabtu (8/8). Lantaran tidak berada di kamar, keluarga lalu mencari AP di sekitar rumah mereka.

ADVERTISEMENT

Nahas, AP ditemukan sudah tidak bernyawa dengan jasad masih tergantung di pohon waru belakang rumah. "Pihak keluarga kemudian menurunkan korban dan membawanya ke rumah. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian," kata Budi.

Berdasarkan pemeriksaan, polisi menemukan bekas jeratan tali yang melingkar di leher AP. Meski begitu, polisi belum mengetahui secara pasti motif AP mengakhiri hidupnya.

Keterangan dari keluarga, AP pernah mengeluh kondisi badannya yang kurang sehat. Budi menegaskan polisi masih mendalami kasus kematian pria itu.

"Motifnya sampai saat ini belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan. Sementara ini, tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut," pungkasnya.



(iws/iws)









Hide Ads