Bali United sukses menang telak 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5). Satu dari empat gol tersebut dicetak pemain pengganti Made Tito Wiratama menjelang laga berakhir.
Gol tersebut menjadi momen spesial bagi Tito. Sebab, terakhir kali ia mencetak gol terjadi lebih dari 19 bulan lalu, tepatnya pada 21 September 2024.
Saat itu, jebolan Bali United Youth tersebut mencetak gol kedua Bali United saat menang 4-1 atas Malut United. Namun setelah itu, Tito mengalami cedera lutut dan membutuhkan waktu hampir dua tahun untuk menjalani pemulihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait gol debutnya pada musim 2025/2026, Tito berharap momen tersebut bisa menjadi titik balik performanya untuk musim depan.
"Saya berterimakasih kepada Coach Johnny yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Termasuk Thijmen Goppel yang sudah memberikan assist," ujar Tito Wiratama, Selasa (19/5/2026).
Tito mengaku sempat mengalami trauma akibat cedera lutut yang dialaminya. Apalagi, jarak antara sembuh dan cedera kedua kali berlangsung cukup berdekatan. Beruntung, jajaran pelatih, pemain, hingga tim medis Bali United terus memberikan motivasi kepadanya setiap hari.
"Perlahan trauma untuk bermain lagi mulai hilang. Yang paling utama sebenarnya mental yang benar-benar dibangun lagi. Untungnya banyak pemain yang membantu saya," tegasnya.
Musim ini, Made Tito telah tampil dalam 13 pertandingan dan seluruhnya dimulai dari bangku cadangan. Selama empat musim bersama Serdadu Tridatu, Tito telah mengoleksi lima gol.
Johnny Jansen Puji Mentalitas Made Tito
Di sisi lain, pelatih Bali United, Johnny Jansen, memuji perkembangan Made Tito yang mampu bangkit setelah mengalami dua kali cedera serius dalam dua tahun terakhir.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, proses kembali ke performa terbaik setelah cedera serius bukan perkara mudah. Namun, Tito mampu membuktikan diri dengan menunjukkan mentalitas luar biasa musim ini.
"Kalau melihat bagaimana dia kembali setelah mengalami dua cedera besar dalam dua tahun, tentu itu bukan hal mudah," ujar Johnny Jansen.
Johnny Jansen juga mengapresiasi gol yang dicetak Made Tito. Menurutnya, gol tersebut menjadi hadiah besar bagi sang pemain karena kerja kerasnya selama masa pemulihan.
(dpw/dpw)










































