Sebanyak 64 peserta bakal bertarung dalam Festival Ogoh-Ogoh Singasana III 2026. Jumlah tersebut didapat setelah hari terakhir pendaftaran pada Jumat (27/2/2026).
Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Tabanan, I Made Subagia, mengungkapkan proses penilaian pertama dilakukan secara hybrid dari 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Setelah itu, para juri menetapkan hasil pleno penentuan lima besar juara kecamatan.
"Kemudian pada tanggal 3 sampai 7 Maret dilakukan penjurian lapangan kepada nominasi lima besar ogoh-ogoh tersebut," papar Subagia, Minggu (1/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lomba ogoh-ogoh Tabanan tahun ini melibatkan tiga orang penilai, yakni I Gede Arum Gunawan (budayawan), Agung Harry Sunjaya Sapanca (pelukis), dan I Made Hendra Wahyudi (praktisi). Selain itu, juri kehormatan untuk penentuan juara harapan I dipercayakan kepada Bupati Tabanan, juri kehormatan juara harapan II Ketua DPRD Tabanan, dan juri kehormatan untuk menentukan juara harapan III adalah Wakil Bupati Tabanan.
Subagia menuturkan terdapat tujuh unsur yang akan dinilai dalam lomba ogoh-ogoh tersebut. Termasuk keunikan tema, komposisi, karakter/ekspresi, proporsi anatomi, aksesoris (ornamen tradisi Bali), teknik penyelesaian (harmoni warna/finishing), dan kreativitas/inovasi.
"Tim juri kabupaten akan menilai semua peserta lomba melalui akun media sosial dan kunjungan ke lapangan mulai 28 Februari sampai dengan 5 Maret 2026," kata Subagia.
Sementara itu, juara dari masing-masing kecamatan wajib mengikuti Festival Singasana III tingkat kabupaten. Sekaa teruna yang lolos ke tingkat kabupaten juga berhak mendapat dana kepesertaan sebesar Rp 35 juta.
"Nanti ogoh-ogoh wakil kecamatan sudah berada di areal Garuda Wisnu Serasi untuk penilaian tingkat kabupaten mulai tanggal 11 dan 12 Maret. Ogoh-ogoh ini akan dipajang selama tiga hari dari tanggal 13 hingga 15 Maret. Sementara parade digelar tanggal 14 Maret," ujar Subagia.
Panitia Festival Ogoh-Ogoh Singasana 2026 menyiapkan piagam serta hadiah bagi para pemenang. Adapun, juara pertama tingkat kabupaten memperebutkan hadiah Rp 50 juta, juara kedua Rp 40 juta, juara ketiga Rp 30 juta. Kemudian, juara harapan I Rp 25 juta, juara harapan II Rp 20 juta, juara harapan III Rp 15 juta, dan kategori penyemangat masing-masing Rp 2,5 juta.
Sementara ogoh-ogoh juara tingkat kecamatan juga mendapat hadiah berupa uang. Rinciannya, juara 1 mendapat Rp 2 juta, juara kedua Rp 1,5 juta, dan juara ketiga Rp 1 juta.
(iws/iws)










































