Sekelompok orang diduga pesta daging anjing panggang di Nusa Penida, Klungkung. Rekaman video mereka mengolah daging anjing itu viral di media sosial (medsos).
Dalam unggahan akun Instagram @adenesta_ yang dilihat detikBali, Rabu (1/4/2026), pemilik akun mengutarakan kekesalannya pada dugaan pembakaran anjing tersebut. Dalam video tersebut ia meminta kepada aparat yang berwenang untuk dapat menindak pelaku. Dia juga mengunggah ulang video aktivitas pesta daging anjing itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mana nih dog lovers area Bali, kita dapat satu laporan kasus di mana ada beberapa oknum orang yang membakar anjing di daerah Nusa Penida. Tolong tag video ini ke mbak Niluh biar beliau bisa turun tangan. Biar beliau bisa turun tangan dan usut tuntas ini kasus. Itu para pelaku bisa ditangkap," kata adesnesta_.
Sementara itu, anggota DPD RI Bali Niluh Djelantik melalui unggahan Instagramnya juga merespon unggahan video tersebut. Ia menuturkan telah menerima video pengaduan terkait dugaan pembakaran anjing di daerah Nusa Penida.
"Kami meminta Polda Bali, Polres Klungkung dan Polsek Nusa Penida untuk dapat melakukan penyelidikan dan juga pengamanan, penangkapan terhadap terduga pelaku tersebut," kata Niluh.
Selain itu, Niluh juga meminta kepada seluruh kepala desa dan lurah di seluruh Provinsi Bali untuk dapat memperketat pengawasan terhadap WNA yang berada di wilayah Bali. "Kami tunggu press rilisnya pada saat pelaku sudah ditangkap," tutupnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menyampaikan pihaknya sudah menangani kasus dugaan pembakaran anjing tersebut. Penanganan dilakukan dengan cepat setelah mendapatkan informasi dari media sosial.
"Berdasarkan video di media sosial tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan terhadap oknum warga yang diduga ada di dalam video tersebut. Selanjutnya kami akan segera memberikan keterangan resmi tentang hasil penanganan penyelidikan yang kami lakukan," jelasnya.
(hsa/hsa)










































