detikBali

Hilang Saat Melaut, Nelayan Pulau Bungin Ditemukan Tewas di Pantai Kertasari

Terpopuler Koleksi Pilihan

Hilang Saat Melaut, Nelayan Pulau Bungin Ditemukan Tewas di Pantai Kertasari


Sui Suadnyana, Ahmad Viqi - detikBali

Tim SAR Mataram mengevakuasi jenazah nelayan asal Pulau Bungin, Sumbawa. (Dok. SAR Mataram)
Foto: Tim SAR Mataram mengevakuasi jenazah nelayan asal Pulau Bungin, Sumbawa. (Dok. SAR Mataram)
Sumbawa -

Nelayan lanjut usia (lansia) bernama Malayoan asal Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan hilang saat melaut. Malayoan kemudian ditemukan tewas di perairan Pantai Kertasari, Sumbawa Barat, Minggu (24/5/2026).

Malayoan diketahui pergi melaut seorang diri menggunakan sampan pada Kamis (21/5/2026). Sampan milik korban ditemukan terombang-ambing di perairan Pulau Bungin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan tim search and rescue (SAR) gabungan menemukan korban dalam kondisi tewas setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari. Jenazah Malayoan ditemukan mengambang di perairan Pantai Kertasari, Sumbawa Barat. Informasi tersebut langsung direspons oleh tim SAR dan segera menuju lokasi penemuan.

"Proses evakuasi dilakukan oleh anggota Ditpolairud Polda NTB Pos Benete, Pos AL Benete, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat," kata Kurais dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

ADVERTISEMENT

Jenazah Malayoan kemudian dievakuasi melalui Pantai Labuhan Lalar dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) As-Syifa, Sumbawa Barat, untuk penanganan lebih lanjut.

"Setelah menunggu konfirmasi dari pihak keluarga, benar bahwa jenazah tersebut merupakan korban yang dicari sejak hari Jumat kemarin," katanya.

Kurais menjelaskan Malayoan terseret arus hingga ke Pantai Kertasari dengan jarak penemuan sekitar 23,15 nautical mile (mil laut) ke arah barat daya dari titik penemuan sampan miliknya.

Operasi SAR yang melibatkan berbagai pihak kemudian ditutup setelah nelayan hilang itu ditemukan. "Kami meminta kepada para nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan cuaca sebelum melaut," pinta Kurais.




(hsa/hsa)










Hide Ads