Salah satu bekal yang dapat dibawa muslim di alam kubur kelak adalah bacaan doa terhindar dari siksa kubur. Bacaan doa tersebut dapat dinukil dari sejumlah keterangan hadits Rasulullah SAW.
Di samping berisi permohonan agar terhindar dari siksaan kubur, doa agar terhindar dari siksa kubur juga dapat menjadi bekal amal sholeh yang setia mengiringi muslim pada akhir hayatnya. Rasulullah SAW bersabda
ÙØªÙبع٠اÙÙ ÙÙØªÙ Ø«ÙØ§Ø«ÙØ©Ù: Ø£ÙÙÙÙÙ Ù٠اÙÙÙ ÙØ¹Ù ÙÙÙÙØ ÙÙØ±ÙØ¬ÙØ¹ Ø§Ø«ÙØ§ÙÙ ÙÙØ¨ÙÙÙÙ ÙØ§ØÙدÙ: ÙØ±Ø¬Ø¹Ù Ø£ÙÙÙÙÙ Ù٠اÙÙÙÙØ ÙÙØ¨ÙÙ٠ع٠ÙÙÙÙ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Mengiringi mayat (ke kuburannya) diikuti oleh tiga perkara. Maka pulang kembali dua perkara dan tetap tinggal bersamanya satu perkara. Mayat diiringi oleh keluarganya, hartanya, dan amalnya. Maka pulang kembali keluarga dan hartanya dan tetap tinggal amal perbuatannya," (HR Bukhari dan Muslim).
Siksa kubur sendiri nyata keberadaannya. Pedihnya siksa kubur bahkan dijelaskan dalam surah Al An'am ayat 93,
ÙÙÙ ÙÙÙ Ø§ÙØ¸ÙÙÙÙ Ù Ù ÙÙ ÙÙÙ٠اÙÙØªÙرٰ٠عÙÙÙ٠اÙÙÙÙ°ÙÙ ÙÙØ°ÙØ¨ÙØ§ اÙÙÙ ÙÙØ§Ù٠اÙÙÙØÙÙ٠اÙÙÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙ Ù ÙÙÙÙØÙ Ø§ÙÙÙÙÙÙÙ Ø´ÙÙÙØ¡Ù ÙÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙØ§ÙÙ Ø³ÙØ§ÙÙÙØ²ÙÙÙ Ù ÙØ«ÙÙÙ Ù ÙØ§Ù اÙÙÙØ²ÙÙ٠اÙÙÙÙ°ÙÙ ÛÙÙÙÙÙÙ ØªÙØ±Ù°ÙÙ Ø§ÙØ°Ù Ø§ÙØ¸ÙÙ°ÙÙÙ ÙÙÙÙÙ ÙÙÙ٠غÙÙ ÙØ±Ù°ØªÙ اÙÙÙ ÙÙÙØªÙ ÙÙØ§ÙÙÙ ÙÙÙ°Û¤ÙÙÙÙÙØ©Ù Ø¨ÙØ§Ø³ÙØ·ÙÙÙÙØ§ اÙÙÙØ¯ÙÙÙÙÙÙ ÙÛ Ø§ÙØ®ÙØ±ÙØ¬ÙÙÙÙØ§ اÙÙÙÙÙØ³ÙÙÙÙ ÙÛ Ø§ÙÙÙÙÙÙÙÙ Ù ØªÙØ¬ÙزÙÙÙÙÙ Ø¹ÙØ°Ùاب٠اÙÙÙÙÙÙÙ٠بÙÙ ÙØ§ ÙÙÙÙØªÙ٠٠تÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙ٠عÙÙÙ٠اÙÙÙÙ°Ù٠غÙÙÙØ±Ù اÙÙØÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙÙØªÙ٠٠عÙÙ٠اٰÙٰتÙÙÙ ØªÙØ³ÙتÙÙÙØ¨ÙرÙÙÙÙÙ
Artinya: "Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang berkata, "Telah diwahyukan kepadaku," padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya dan orang yang berkata, "Aku akan mendatangkan seperti yang diturunkan Allah." Seandainya saja engkau melihat pada waktu orang-orang zalim itu (berada) dalam kesakitan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sembari berkata), "Keluarkanlah nyawamu!" Pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang sangat menghinakan karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya."
Untuk itu Rasulullah SAW dalam haditsnya juga mengajarkan bacaan doa yang dapat dipanjatkan agar terhindar dari siksa kubur. Dikutip dari Prof Wahbah Az Zuhaili dalam Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu Jilid 2, Rasulullah SAW membaca doa tersebut dalam sholat setelah tahiyat akhir dan sebelum salam.
Doa Terhindar dari Siksa Kubur
1. Menurut Hadits Bukhari
Doa ini dinukil dari Abu Hurairah RA yang menganjurkan muslim untuk memanjatkan doa setelah selesai membaca bacaan dalam tahiyat akhir. Doa ini ditujukan untuk memohon perlindungan pada Allah SWT dari siksa neraka, azab kubur, bencana, dan fitnah Dajjal.
Ø±ÙØ¨ÙÙÙÙØ§ آتÙÙÙØ§ ÙÙÙ Ø§ÙØ¯ÙÙÙÙÙÙØ§ ØÙسÙÙÙØ©Ù ÙÙÙÙÙ Ø§ÙØ¢Ø®ÙØ±ÙØ©Ù ØÙسÙÙÙØ©Ù ÙÙÙÙÙÙØ§ Ø¹ÙØ°Ùاب٠اÙÙÙÙØ§Ø±Ù
Bacaan latin: Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar
Artinya: "Ya Allah, berilah kami kebaikan dalam kehidupan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksaan api neraka," (HR Bukhari)
2. Menurut Hadits Bukhari dan Muslim
Doa terhindar siksa kubur selanjutnya berdasarkan keterangan hadits dari Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW. Ia mengatakan, Rasulullah dalam sholatnya membaca doa,
اÙÙÙÙÙÙÙÙ Ù٠إÙÙÙÙÙÙ Ø£ÙØ¹ÙÙÙØ°Ù بÙÙÙ Ù ÙÙÙ Ø¹ÙØ°Ùاب٠اÙÙÙÙØ¨Ùر٠ÙÙÙ ÙÙÙ Ø¹ÙØ°Ùاب٠اÙÙÙÙØ§Ø±ÙجÙÙÙÙÙÙÙ ÙØ ÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙØªÙÙÙØ©Ù اÙÙÙ ÙØÙÙÙØ§ ÙÙØ§ÙÙÙ ÙÙ ÙØ§ØªÙ ÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙØªÙÙÙØ©Ù اÙÙÙ ÙØ³ÙÙÙØÙ Ø§ÙØ¯ÙÙØ¬ÙÙØ§ÙÙ
Bacaan latin: Allaahumma inni a'uudzubika min 'adzaabil qabri wa min 'adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal." (HR Bukhari dan Muslim).
Tidak hanya doa setelah tahiyat akhir di atas, membaca surah Al Mulk tiap malam menjelang tidur juga disebut sebagai salah satu amalan penyelamat seseorang dari siksa kubur. Melansir Abu Utsman Kharisman dalam Biografi dan Akidah Imam Al-Muzani, landasannya adalah salah satu hadits yang dishahihkan oleh al Hakim dan adz Dzahaby. Dari sahabat nabi Ibnu Mas'ud RA,
Ù Ù ÙÙØ±ÙØ£Ù ( ØªØ¨ÙØ§Ø±Ù اÙÙÙØ°Ù٠بÙÙÙØ¯ÙÙ٠اÙÙÙ ÙÙ ) ÙÙ ÙÙÙÙÙÙØ© Ù ÙÙØ¹Ù اÙÙ٠بÙÙØ§ Ù Ù Ø¹ÙØ°Ùاب اÙÙÙÙØ¨Ùر ÙÙÙÙØ§ ÙÙ Ø¹ÙØ¯ رسÙÙ٠اÙÙÙ -صÙÙ٠اÙÙ٠عÙÙÙ ÙØ³ÙÙÙ - ÙØ³Ù ÙÙÙØ§ اÙÙ Ø§ÙØ¹Ø©
Artinya: "Barangsiapa yang membaca Tabaarakalladzii biyadihil mulku (surah Al Mulk) tiap malam, Allah SWT akan mencegahnya dari siksa kubur. Kami (para sahabat) di masa Rasulullah SAW menamakannya (surat) Al Maani'ah (yang mencegah dari azab kubur)," (HR An Nasa'i).
Ibnu Abbas RA juga pernah meriwayatkan kisah tentang seorang muslim yang menghadap Rasulullah SAW untuk menanyakan surah Al Mulk kala terdengar di suatu kuburan. Kemudian, Rasulullah SAW mengatakan bahwa surah tersebut adalah penghalang siksa kubur dan penyelamat al munjiyah dari laknat alam barzah (HR Tirmidzi).
(rah/lus)











































