Tahun Baru 2026 Diprediksi Puncak Musim Hujan, Waspada 6 Wilayah Ini!

ADVERTISEMENT

Tahun Baru 2026 Diprediksi Puncak Musim Hujan, Waspada 6 Wilayah Ini!

Tim detiKNews - detikEdu
Senin, 29 Des 2025 17:30 WIB
Tahun Baru 2026 Diprediksi Puncak Musim Hujan, Waspada 6 Wilayah Ini!
Potret Hujan Deras. (Foto: Mohammad Farrel)
Jakarta -

BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih akan berlanjut pada musim liburan kali ini. Menurut data BMKG, puncak musim hujan jatuh pada periode Natal 2025 hingga tahun baru 2026.

"BMKG memprakirakan periode Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026 bertepatan dengan puncak musim hujan," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam detikNews, Senin (29/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat disertai angin kencang di akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026. Wilayah apa saja?

Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Tahun Baru 2026

Guswanto mengatakan, wilayah yang akan diguyur hujan lebat hingga tahun baru 2026 adalah:

ADVERTISEMENT

1. Bogor
2. Jawa Timur
3. Kalimantan
4. Aceh
5. Papua Selatan
6. Riau

Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem

BMKG juga memetakan enam provinsi yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem, yakni:

1. Jawa Barat (Kawasan Bogor)
Bogor diprediksi masih dalam periode musim hujan saat periode libur Nataru. Curah hujan diprediksi akan menegah hingga tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir serta longsor.

2. Jawa Timur (Kediri dan Surabaya)
Di Jawa Timur, hujan lebat diprediksi akan terjadi di Kediri dan Surabaya. Cuaca ekstrem diprakirakan terjadi menjelang akhir Desember.

3. Kalimantan (Barito Utara dan Banjarmasin)
BMKG juga memprediksi intensitas hujan tinggi di wilayah Kalimantan, tepatnya di Barito Utara dan Banjarmasin.

4. Aceh
Di Banda Aceh, BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat terjadi di periode akhir 2025 hingga awal 2026.

5. Papua Selatan
Papua Selatan akan berpotensi cuaca ekstrem di periode Nataru. Kabupaten Boven Digoel diketahui telah mencatat curah hujan harian hingga 114 mm.

6. Riau
Terakhir adalah wilayah Riau. BPBD setempat mengingatkan potensi hujan ekstrem mulai awal Januari 2026, meski debit Sungai Kampar sempat turun.

Siklon TropisHayley

Selain hujan lebat, BMKG juga mengumumkan adanya siklon tropis Hayley di Samudra Hindia di selatan Pulau Sumba, NTT. pada Senin (29/12/2025). Siklon ini merupakan perkembangan dari bibit siklon tropis 96S.

Siklon tropis Hayley memiliki dampak tidak langsung pada kondisi cuaca di Indonesia dalam 24 jam sampai 30 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Dampak-dampak siklon tropis Hayley termasuk:

Hujan dengan Intensitas Sedang hingga Lebat

1. Bali
2. NTB
3. NTT

Angin Kencang

1. NTB
2. NTT

Gelombang Laut Tinggi (1,25-2,5 meter)

1. Perairan selatan Jawa Tengah sampai Jawa Timur
2. Perairan selatan Pulau Bali sampai Pulau Timor
3. Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan
4. Laut Sawu

Gelombang Laut Tinggi (2,5-4 meter)

1. Samudra Hindia selatan NTT




(nir/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads