Presiden Meksiko Ungkap Penemuan Makam Zapotec dari 600 M, Seperti Ini Isinya

ADVERTISEMENT

Presiden Meksiko Ungkap Penemuan Makam Zapotec dari 600 M, Seperti Ini Isinya

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Minggu, 01 Feb 2026 12:00 WIB
Presiden Meksiko Ungkap Penemuan Makam Zapotec dari 600 M, Seperti Ini Isinya
Makam Zapotec dari 600 M di Meksiko. Foto: HUITZO_33 TOMB Luis Gerardo Peña Torres INAH.
Jakarta -

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum Pardo umumkan penemuan arkeologi terpenting dalam dekade terakhir. Penemuan ini dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan Meksiko melalui Institut Antropologi dan Sejarah Nasional (INAH).

Penemuan tersebut adalah makam Zapotec dari tahun 600 M. Makam tersebut berlokasi di Lembah Tengah negara bagian Oaxaca, yang terkenal menyimpan banyak bukti sejarah.

"Ini adalah penemuan arkeologi terpenting dalam dekade terakhir di Meksiko karena tingkat pelestariannya dan informasi yang diberikannya," ujar Claudia Sheinbaum Pardo dalam konferensi pers pada Jumat (23/1/2016), dikutip dari INAH.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Kebudayaan, Claudia Curiel de Icaza lewat media sosial juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan, penemuan ini sungguh luar biasa karena tingkat pelestarian dan unsur budaya yang terkandung dalam Zapotec. Hal tersebut meliputi kelompok sosial, ritual pemakaman dan pandangan dunianya yang diabadikan pada arsitektur dan lukisan dindingnya.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah contoh yang menarik dari keagungan kuno Meksiko, yang sekarang sedang diteliti, dilindungi, dan dibagikan kepada masyarakat," ujarnya.

Lalu, bagaimana wujud arsitektur yang membuat peninggalan tersebut begitu istimewa?

Ornamen Burung Hantu hingga Lukisan

Penemuan ini dinilai menonjol karena unsur-unsur pahatan dan lukisan dinding, termasuk hal-hal simbolis terkait kekuasaan dan kematian. Juga ada relief dan batu nisan dengan prasasti kalender. Inilah yang menjadikannya sebagai penemuan paling signifikan dari warisan arkeologi nasional.

Ornamen burung hantu di bagian atas pintu, yang diartikan sebagai lambang malam dan kematian oleh Zapotec. Paruh burung hantu dibuat menutupi sosok bangsawan penguasa Zapotec. Hal ini merupakan simbol kepada siapa keturunannya memohon pertolongan kepada dewa.

Ambang pintu diapit oleh ambang atas yang dihiasi lempeng batu ukiran nama-nama kalender. Sementara itu, di kedua tiang depan terdapat pahatan figur pria dan wanita menggunakan hiasan kepala dan benda ritual di genggamannya. Kemungkinan dua sosok tersebut diibaratkan sebagai penjaga dari makam itu.

Pada dinding pemakaman, ditemukan lukisan yang masih tampak seperti dirawat dengan baik. Lukisan tersebut terdiri dari warna oker, putih, hijau, merah, dan biru. Lukisan itu juga diduga sebagai gambaran tokoh-tokoh penting yang membawa kantung kemenyan, dan tengah berjalan menuju pintu masuk.

Saat ini tim interdisipliner dari Pusat INAH Oaxaca tengah mengupayakan konservasi, perlindungan, dan penelitian pada bangunan tersebut. Proses ini mencakup penstabilan lukisan dinding yang mulai rapuh karena terkontaminasi oleh akar dan serangga, serta adaptasi dengan perubahan lingkungan.

Selain itu, para peneliti juga menganalisis keramik, ikonografi dan epigrafi yang tengah dikembangkan dalam waktu bersamaan. Sekaligus studi antropologi fisik untuk mengetahui lebih dalam terkait ritual, simbol, dan praktik pemakaman pada makam tersebut.

Setelah dibandingkan dengan kompleks pemakaman lain di wilayah tersebut, pemakaman Zapotec terbukti sangat penting untuk memahami kompleksitas sosial, artistik, dan simbolik dari peradaban tersebut secara mendalam.




(nah/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads