Sejarah Hari Pers Nasional 9 Februari, Begini Awal Mula dan Latar Belakangnya

ADVERTISEMENT

Sejarah Hari Pers Nasional 9 Februari, Begini Awal Mula dan Latar Belakangnya

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 09 Feb 2026 11:00 WIB
Sejarah Hari Pers Nasional 9 Februari, Begini Awal Mula dan Latar Belakangnya
Hari Pers Nasional (ilustrasi) Foto: Freepik
Jakarta -

Hari ini, Senin (9/2/2026) diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Tanggal tersebut diambil dari momen lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1946.

Berdasarkan laman Indonesiabaik.id, Hari Pers Nasional ditetapkan Presiden Soeharto pada 1985 melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional. Seperti apa sejarahnya?

Sejarah Hari Pers Nasional

Peristiwa bersejarah yang terjadi pada 9 Februari 1946 adalah bersatunya tekad wartawan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan. Ketika itu negara dalam keadaan yang sangat genting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada waktu itu Indonesia tidak hanya sedang menghadapi Belanda, tetapi juga pasukan Inggris yang mewakili sekutu. Diceritakan dalam buku Cendekia Berbahasa oleh Erwan Juhara dkk, divisi ke-5 di bawah komando Mayor Jenderal EC Manserg menduduki Jawa Tengah dengan kedudukan komandonya di Surabaya.

Brigade darurat di bawah komando Brigadir Jenderal Artileri Bethel menduduki Jawa Tengah dengan komandonya di Semarang. Bangsa Indonesia menghadapi Belanda sekaligus kekejaman Inggris di Surabaya.

ADVERTISEMENT

Ketika menghadapi tekanan cukup berat dari penjajah, ada banyak partai organisasi masyarakat serta badan kemasyarakatan bergabung dalam wadah yang dinamai sebagai "Persatuan Perjuangan". Kongresnya yang kedua diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah pada 15-16 Januari 1946 dengan dihadiri 141 ormas dan dihadiri Jenderal Sudirman.

Dengan dibentuknya Persatuan Perjuangan, pertempuran di berbagai medan semakin ditingkatkan. Dalam berbagai kesatuan di Jawa Tengah, ada banyak wartawan yang bergabung.

Pada Januari itu, Persatuan Perjuangan banyak menemui masalah poitik. Maka tidak heran dalam pertemuan pada 9 Februari 1946, peserta yang datang berasal dari berbagai front dan medan tempur. Pakaian mereka juga beraneka corak dan banyak yang berambut gondrong.

Dalam pertemuan bersejarah 9 Februari 1946 itulah PWI terbentuk dengan ketua Mr Soemanang dan sekretarisnya Soedarjo Tjokrokisworo.

Meski demkikian, sebenarnya organisasi wartawan sudah ada sejak jauh sebelum itu. Pada 1916 sudah ada organisasi wartawan bernama Indlandsche Journalisten Bond.

Selain itu pada 8 Agustus 1931 di Semarang juga terbentuk organisasi bernama Perkumpulan Kaoem Journalist. Lalu pada 23 Desember 1933 di Solo berdiri Persatuan Djoernalis Indonesia atau yang disingkat PERDI dengan diketuai oleh Sutopo Wonoboyo.

Hari Pers Nasional 2026

Hari Pers Nasional merupakan momentum untuk mengevaluasi sekaligus menegaskan kembali posisi pers sebagai pilar demokrasi. Pers berperan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, mengawasi jalannya kekuasaan, serta menjadi jembatan aspirasi antara masyarakat dan pemerintah.

Pada Hari Pers Nasional 2026, temanya adalah "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". Makna "Pers Sehat" berarti media dikelola secara profesional, independen, dan berlandaskan etika jurnalistik.

Makna "Ekonomi Berdaulat" berkaitan dengan aspek kemandirian ekonomi industri media. Sementara "Bangsa Kuat" berarti pers berperan memperkokoh persatuan nasional dan mendorong kemajuan masyarakat.




(nah/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads