Sejarah Masuknya Barongsai di Indonesia, Selalu Ditampilkan Saat Imlek

ADVERTISEMENT

Sejarah Masuknya Barongsai di Indonesia, Selalu Ditampilkan Saat Imlek

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 17 Feb 2026 14:00 WIB
Imlek 2026 di Senayan City
Foto: Dok. Senayan City
Jakarta -

Detikers apakah suka menyaksikan penampilan barongsai? Tarian barongsai ini selalu menjadi pertunjukan yang ditunggu-tunggu saat Tahun Baru China atau Imlek.

Barongsai bukanlah sebuah kebudayaan baru di kalangan Tionghoa. Kesenian asal China ini sudah ada sejak 4.000 tahun yang lalu, loh.

Masuknya barongsai ke Indonesia sendiri tidak terlepas dari peran nenek moyang etnis China yang tinggi di Indonesia. Memangnya bagaimana sejarah barongsai muncul di Indonesia?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Barongsai Pertama Kali Muncul di Semarang

Bintang Hanggoro Putra, purna tugas pengajar di Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang juga merupakan praktisi tarian menjelaskan, tradisi barongsai di Indonesia bermulai dari Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal itu ia ungkap dalam publikasi ilmiahnya yang berjudul 'Fungsi dan Makna Kesenian Barongsai bagi Masyarakat Etnis Cina Semarang' (2009).

ADVERTISEMENT

Mulanya, Semarang didatangi oleh pasukan armada China. Pasukan tersebut diutus oleh Kaisar Zhu dari Dinasti Ming sekitar abad ke-15, dengan tujuan kunjungan Laut Selatan.

Pasukan dipimpin oleh Zheng He atau yang terkenal dengan Laksamana Cheng Ho dan dibantu oleh Wang Jinghong. Wang Jinghong diberikan peran penting selama perjalanan.

Namun, di tengah perjalanan ia sakit sehingga pelayaran harus terhenti. Pasukan pun berhenti dahulu di pelabuhan Simongan Semarang.

Mereka menemukan sebuah gua dan di sanalah Wang Jinghong beristirahat. Ia dan sepuluh pasukannya menunggu cukup lama di sana hingga kondisi Jinghong sehat.

Lama-kelamaan, Jinghong merasa nyaman dengan Semarang. Akhirnya ia membangun rumah hingga membuka lahan. Bahkan, ia menikah dengan wanita asal sana.

Kenalkan Tradisi Liong dan Samsi

Sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Zheng He yang telah mengutusnya ke Semarang, Jinghong pun kemudian membuat patung pemimpinnya tersebut.

Patung tersebut kini menjadi klenteng Gedong Batu. Tempat tersebut selalu dikunjungi orang-orang dalam perayaan Imlek.

Di sana juga, pertujukan Liong dan Samsi pertama kali diperkenalkan di sana. Liong dan Samsi inilah yang menjadi awal mula lahirnya pertunjukan barongsai di Indonesia.

Barongsai Punya Makna Mendalam

Tak sekadar pertunjukan menarik, barongsai memiliki makna mendalam bagi masyaralat China. Sebagaimana dijelaskan Nandhy Prasetyo dalam bukunya berjudul 'Anak, Kreativitas, dan Seninya (Musik)' (2020).

Dari perspektif Perkumpulan Budi Abadi (PBA) Yogyakarta, kesenian barongsai lahir dari pemikiran mendalam ajaran Konghucu. Setiap unsur dalam pertunjukan barongsai memiliki makna, mulai dari barongsai, bedug besar, bedug kecil, simbal, kecrek hingga drum.

Beberapa makna juga bisa berbeda sesuai dengan jenis pertunjukannya, seperti misalnya:

1. Jika pentas dilakukan terpisah dengan musik artinya bertujuan memadukan ritual dalam bentuk penyelarasan suara diri dengan orang lain.
2. Jika pentas disatukan dengan musik, artinya ditujukan untuk memperoleh hubungan timbal balik kebutuhan.

Itulah sejarah barongsai di Indonesia beserta dengan makna penampilannya. Semoga menambah wawasan detikers ya.




(cyu/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads