Pernah memperhatikan sensasi ketika minum air putih setelah menyikat gigi? Air minum akan terasa lebih dingin dari suhu sebenarnya. Efek tersebut muncul dari mentol yang terkandung pada pasta gigi, senyawa alami dari tumbuhan daun mint.
Tanpa disadari, mentol bekerja dengan mengaktifkan reseptor TRPM8 yang berada di ujung saraf mulut. Reseptor ini berfungsi merespon suhu dingin.
Profesor Madya, Ilmu Olahraga dan Latihan di Universitas Southern Cross, Australia, Christopher Stevens, menjelaskan saat mentol menyentuh reseptor, otak 'tertipu' dan menganggap mulut telah terpapar suhu dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat Anda minum air atau menghirup udara dengan mentol di mulut, mentol akan menyebar ke seluruh tubuh dan lebih banyak reseptor yang diaktifkan, sehingga meningkatkan efeknya," ucapnya, sebagaimana dikutip dari phys.org.
Trik Mentol yang Digunakan untuk Produk Pasta Gigi hingga Permen Karet
Sensasi mentol ini mudah dirasakan, bahkan tak hanya saat di mulut, melainkan saat menarik nafas hidung akan terasa. Karena efek ini, banyak produsen memanfaatkan efek 'tipuan otak' tadi untuk mencampurkan mentol ke dalam berbagai produk konsumen.
Misalnya, mentol ditambah ke dalam pasta gigi dan permen karet untuk memberi sensasi segar, sehingga terkesan bersih. Penambahan mentol ke permen pelega tenggorokan, bertujuan untuk menciptakan sensasi napas lega.
Meski tidak benar-benar melegakan, mentol berfungsi meningkatkan sensitivitas reseptor, sehingga aliran udara yang mengalir terasa dingin. Hal ini juga berlaku ke produk luar, seperti untuk kulit.
Maka itu, mentol kerap menjadi bahan dalam krim pereda nyeri. Dalam hal ini, mentol disebut bisa menghambat iritasi.
"Sensasi dingin mentol juga dapat bertindak sebagai 'penghambat iritasi', di mana mentol mengaktifkan reseptor nyeri di kulit yang menyebabkan iritasi, dan kemudian menonaktifkannya, yang dapat mengurangi rasa sakit yang mendasarinya," kata Stevens.
Pro Kontra Penggunaan Mentol pada Suplemen Olahraga
Dalam dunia olahraga, mentol kerap digunakan untuk mengurangi rasa panas tubuh. Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa obat kumur mentol mengurangi rasa panas yang dirasakan pelari dan memungkinkan mereka berlari lebih cepat dalam uji waktu lima kilometer pada suhu 33°C.
Uniknya, obat kumur mentol dinilai lebih ampuh menurunkan suhu tubuh dibanding air dingin yang secara fisik dapat menurunkan suhu. Ini menunjukkan bahwa persepsi panas bisa lebih berpengaruh dari suhu panas sebenarnya.
Institut Olahraga Australia memasukkan mentol ke dalam suplemen kelompok B, dengan dukungan ilmiah yang masih berkembang. Sempat terjadi pro kontra tentang kemungkinan atlet melampaui batas toleransi tubuh di cuaca panas karena efek dingin dari gel mentol.
Namun, sejauh ini penelitian menunjukkan mentol aman digunakan sesuai aturan dan tidak dilarang dalam pertandingan olahraga.
"Pernyataan konsensus internasional menyimpulkan bahwa suplemen mentol aman jika disiapkan dan diterapkan sesuai dengan pedoman, dan tidak memberikan keuntungan yang tidak adil atau melanggar semangat olahraga," ujarnya.
"Jadi, mentol saat ini bukanlah zat terlarang dalam olahraga," lanjutnya.
Ke depan, Stevens menilai senyawa mentol akan semakin meluas di berbagai produk.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di BeritaKlik.
(sls/faz)











































