Apa Itu Selat Hormuz yang Ditutup Iran? Ini Lokasi dan Perannya dalam Minyak Dunia

ADVERTISEMENT

Apa Itu Selat Hormuz yang Ditutup Iran? Ini Lokasi dan Perannya dalam Minyak Dunia

Nikita Rosa - detikEdu
Senin, 02 Mar 2026 12:30 WIB
FILE PHOTO: An aerial view of the Iranian shores and Port of Bandar Abbas in the strait of Hormuz, December 10, 2023. REUTERS/Stringer/File Photo
Foto udara pesisir Iran dan Pelabuhan Bandar Abbas di Selat Hormuz, 10 Desember 2023 lalu. Foto: REUTERS/Nicolas Economou
Jakarta -

Iran dikabarkan menutup Selat Hormuz yang menyambungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Bisa mengancam perdagangan minyak dunia, sebenarnya apa itu Selat Hormuz?

Sebelumnya, konflik terjadi antara Amerika Serikat dengan Iran yang menyebabkan Iran mengancam penutupan Selat Hormuz. Pada Sabtu (28/2) seorang pejabat Uni Eropa mengatakan jika kapal-kapal yang melintasi selat tersebut telah menerima transmisi dari pasukan elit Iran Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) jika tidak ada kapal yang diizinkan melewati Selat Hormuz. Namun, pejabat tersebut menambahkan Iran belum resmi menutup Selat Hormuz.

Lokasi Selat Hormuz

Selat Hormuz adalah selat yang memanjang 990 km dengan lebar 55 sampai 340 km, demikian seperti dilansir dari Ensiklopedia Britannica. Selat ini terletak antara Oman dan Iran dan menyambungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selat ini juga cukup dekat dengan Uni Emirat Arab yakni 65-80 km. Lantas, mengapa selat ini sangat penting?

ADVERTISEMENT

Peran Selat Hormuz dalam Perdagangan Minyak Dunia

Lebih dari 20 persen aktivitas ekspor minyak dan gas alam cair global berlangsung di Selat Hormuz. Selat ini berfungsi sebagai jalur utama untuk ekspor minyak bumi dari Iran, Irak, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Ekspor tersebut terfokus secara geografis, sekitar empat perlima dikirim ke negara-negara pengimpor di Asia, terutama China, India, Jepang, dan Korea Selatan. Tetapi volume pasokan memiliki dampak yang besar pada harga di seluruh dunia karena elastisitas harga produk minyak bumi yang rendah.

Bersama dengan Selat Malaka yang menghubungkan Samudra Hindia ke Samudra Pasifik, Selat Hormuz adalah salah satu titik minyak paling vital dalam perekonomian dunia.

Seperti Apa Dampak Penutupan Selat Hormuz pada Harga Minyak Dunia?

Muyu Xu, analis minyak mentah senior di perusahaan data Kpler, mengatakan telah terjadi penurunan tajam dalam lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz. Bukan tanpa alasan, penurunan ini akibat kekhawatiran akan risiko keamanan maritim.

"Pada saat yang sama, jumlah kapal yang menganggur di kedua sisi di Teluk Oman dan Teluk Persia telah melonjak, karena pemilik kapal semakin khawatir tentang risiko keamanan maritim setelah peringatan Teheran tentang potensi penutupan navigasi," katanya dalam Al Jazeera dikutip Minggu (1/3/2026).

"Selat Hormuz sangat penting bagi pasar energi global, karena sekitar 30 persen minyak mentah dunia yang diangkut melalui laut melewati jalur air ini. Selain itu, hampir 20 persen bahan bakar jet global dan sekitar 16 persen bensin dan nafta juga melewati Selat ini," imbuhnya.

Muyu menambahkan berbagai infrastruktur energi kini terancam. Menurutnya, kondisi ini dapat meningkatkan harga minyak dan mempertahankan harga tetap tinggi dalam waktu yang lama.

"Hal ini diperkirakan akan secara tajam meningkatkan reli harga minyak dan dapat mempertahankan harga tetap tinggi untuk jangka waktu yang lama," tuturnya.

Ali Vaez, direktur proyek Iran di International Crisis Group khawatir penutupan Selat Hormuz akan mengganggu seperlima perdangan minyak global dalam semalam.

"Penutupan Selat Hormuz akan mengganggu sekitar seperlima perdagangan minyak global dalam semalam dan harga tidak hanya akan melonjak, tetapi akan meroket tajam hanya karena ketakutan," ujarnya.




(nir/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads