Ramai soal TOEFL LPDP, Mengapa Tes Kemampuan Bahasa Inggris Cuma Berlaku 2 Tahun?

ADVERTISEMENT

Ramai soal TOEFL LPDP, Mengapa Tes Kemampuan Bahasa Inggris Cuma Berlaku 2 Tahun?

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 10 Mar 2026 17:30 WIB
Ilustrasi IELTS dan TOEFL
Ilustrasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris TOEFL. (Foto: Dok. Shutterstock)
Jakarta -

Test of English as a Foreign Language (TOEFL) viral setelah disinggung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Termasuk syarat LPDP, mengapa tes TOEFL hanya berlaku dua tahun?

Sebelumnya, ungkapan itu disampaikan saatBahlil mengunjungi Pondok Pesantren Az-Zainiyyah,Nagrok di Jawa Barat. Dalam kesempatan itu,Bahlil mengatakan pihaknya akan mengupayakan beasiswaLPDP juga diberikan maksimal kepada para santri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya kualitas siswa dari sekolah umum belum tentu lebih hebat daripada santri, sebab yang menentukan kualitas seseorang adalah orang terkait. Bahlil juga mencontohkan dirinya yang lulusan dari SD inpres.

"Sekarang lewat Fraksi Partai Golkar, lewat Sekretaris Jenderal Partai Golkar, lagi berupaya betul agar dana LPDP ini juga jangan hanya dirasakan oleh pendidikan-pendidikan umum tapi juga harus mengalir kepada santri-santri," ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar di Ponpes Az-Zainiyyah, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (8/3/2026).

ADVERTISEMENT

"(Pesantren) pasti punya kualitas yang jauh lebih baik. Cuma sentuhannya yang harus dilakukan. Kesempatannya yang harus diberlakukan. Jangan disuruh syaratnya itu harus bahasa Inggris TOEFL 700, 800, ya itu mah orang-orang kaya aja," tambahnya.

Selain biaya, masa berlaku tes TOEFL LPDP juga tak jarang menjadi pembahasan. Pasalnya, masa berlaku tes kemampuan bahasa Inggris ini hanya dua tahun. Berbeda dengan tes kemampuan bahasa Jepang JLPT atau bahasa Jerman dari Goethe-Insitut yang berlaku seumur hidup.

Mengapa Tes Kemampuan Bahasa Inggris Hanya Berlaku 2 Tahun?

Syarat satu ini pasti tidak asing bagi para pemburu beasiswa. Dalam laman resmi LPDP, beasiswa ini juga mensyaratkan tes kemampuan bahasa Inggris yang berlaku maksimal dua tahun.

Jika sudah melebihi batas waktu, pendaftar wajib mengambil tes ulang dengan biaya pendaftaran mulai dari Rp600 ribu-Rp4,2 juta sekali tes. Lembaga tes TOEFL resmi, ETS, juga mencantumkan masa berlaku tes valid untuk kurun waktu dua tahun.

"Nilai Anda berlaku selama dua tahun dan laporan nilai dalam format PDF siap diunduh satu hari setelah Anda menerima nilai elektronik Anda," tulis ETS dalam laman resminya dikutip Selasa (10/3/2026).

ETS menjelaskan jika kemampuan berbahasa dapat meningkat atau menurun tergantung pada apakah seseorang terus belajar dan menggunakan bahasa tersebut. Misalnya dengan belajar di luar negeri atau sebaliknya dengan tidak lagi berkomunikasi dalam bahasa tersebut.

"Kemampuan berbahasa dapat meningkat atau menurun seiring waktu," tulisETS.

Kebijakan ini melindungi beberapa peserta tes dengan memastikan kemampuan berbahasa Inggris mereka tidak diremehkan ketika mereka telah membuat peningkatan yang signifikan sejak tes terakhir.

Oleh karena itu, hampir semua lembaga akademik dan profesional menetapkan tanggal kadaluwarsa pada tes kemampuan bahasa. Program Test of English for International Communication (TOEIC) juga mengakui kemampuan berbahasa seseorang berubah seiring waktu.

Setelah masa berlaku skor berakhir, peserta tes dapat memiliki motivasi baru untuk mempersiapkan tes, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, dan mencapai skor yang diinginkan atau dibutuhkan.




(nir/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads