Survei: Tingkat Kecemasan di RI Meningkat 27% Jelang Lebaran, Penyebabnya Ini

ADVERTISEMENT

Survei: Tingkat Kecemasan di RI Meningkat 27% Jelang Lebaran, Penyebabnya Ini

Nikita Rosa - detikEdu
Sabtu, 14 Mar 2026 18:00 WIB
A sad and frustrated Asian boy, burdened by schoolwork pressure, is sitting under the table in his room, with his head resting on his knees. His school supplies and backpack are scattered messily on the floor, as he refuses to go to school.
Ilustrasi Cemas. (Foto: Getty Images/Thai Liang Lim)
Jakarta -

Idulfitri 1447 H tinggal menghitung hari. Namun bukannya sorak sorai kemenangan, sebuah survei Halodoc menemukan tingkat kecemasan di RI justru meningkat hingga 27 persen.

Chief Marketing OfficerHalodoc,FibriyaniElastria mengatakan tren keluhan kesehatan bergerak dinamis sepanjang Ramadhan. Pada awal puasa, masyarakat banyak mengeluhkan gangguan fisik. Namun memasuki minggu ketiga, gangguan berubah menjadi gangguan mental.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keluhan yang semakin meningkat dari minggu ke minggu adalah terkait kesehatan mental. Puncaknya terjadi di minggu ketiga, meningkat lebih dari 27 persen dibandingkan sebelum Ramadhan," ujar Fibriyani dalam Antara, dikutip Jumat (13/3/2026).

Deretan Gangguan Mental Jelang Lebaran

Ia menjelaskan, keluhan yang muncul antara lain rasa cemas berlebihan, gangguan tidur, jantung berdebar, hingga sesak napas. Kondisi tersebut dipicu berbagai faktor salah satunya tekanan keluarga menjelang Lebaran.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data tersebut, sebanyak 58 persen pemicu kecemasan berasal dari konflik atau tekanan dalam keluarga. Tekanan tersebut termasuk ekspektasi soal pernikahan, anak, kondisi ekonomi, hingga dinamika hubungan antaranggota keluarga.

Selain itu, perubahan pola tidur yang terakumulasi selama tiga minggu puasa, serta tekanan sosial juga berkontribusi terhadap meningkatnya kecemasan.

Stres Bisa Pengaruhi Pencernaan

Dokter Spesialis Penyakit Dalam mitra Halodoc, dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD- KEMD, FINASIM mengatakan stres bisa berdampak pada kondisi fisik, terutama pencernaan.

"Hormonkortisol akan meningkat saat seseorang stres. Ini bisa memicu peningkatan produksi asam lambung dan menimbulkan gangguan pencernaan,"tuturnya.

Momen Lebaran 2026

Momen lebaran 2026 diprediksi jatuh pada Jumat, 20 Maret atau Sabtu, 21 Maret 2026. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara Nadhatul Ulama dan pemerinah baru akan menetapkan tanggal Idulfitri 1447 H usai sidang isbat yang akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026.




(nir/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads