Kenapa Ikan Bisa Berenang Super Cepat? Ilmuwan Ungkap Rahasia Pakai Cara Ini

ADVERTISEMENT

Kenapa Ikan Bisa Berenang Super Cepat? Ilmuwan Ungkap Rahasia Pakai Cara Ini

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Rabu, 18 Mar 2026 08:00 WIB
Ikan tuna dikenal sebagai perenang cepat di lautan
Foto: National Oceanic and Atmospheric Administration/Ikan tuna dikenal sebagai perenang cepat di lautan
Jakarta -

Pernah bertanya-tanya mengapa ikan tuna bisa melesat cepat di laut, sementara belut lebih lincah bermanuver di sela batu karang? Peneliti dari Peking University (PKU) di China akhirnya menemukan jawabannya lewat sebuah inovasi unik, yaitu robot ikan lunak yang mampu meniru dua gaya renang sekaligus, seperti tuna dan belut.

Studi yang dipimpin oleh Prof. Yu Junzhi dari School of Advanced Manufacturing and Robotics PKU ini mengungkap mekanisme biomekanik di balik kecepatan dan kelincahan ikan. Temuan ini dapat menjawab misteri lama di dunia biologi laut sekaligus membuka peluang baru bagi teknologi robot bawah air.

Ikan Tuna vs Belut: Si Cepat dan Si Lincah

Setiap ikan punya gaya renang berbeda sesuai bentuk tubuhnya. Ikan tuna hanya menggerakkan bagian ekor dan pangkal tubuh, yang disebut "carangiform", sehingga memungkinkan mereka berenang cepat dan efisien di lautan lepas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara belut menggunakan hampir seluruh tubuhnya untuk berliku-liku di air. Gaya itu disebut "anguilliform", yang membuatnya sangat lincah, tetapi tidak terlalu cepat, demikian dilansir PKU News.

ADVERTISEMENT

Untuk menguji perbedaan ini, tim PKU menciptakan robot ikan lunak multifungsi dengan tubuh yang bisa diatur tingkat kekakuannya. Hasilnya, dalam mode "tuna", robot tersebut mencapai kecepatan hingga 1,24 kali panjang tubuhnya per detik, sedangkan dalam mode "belut", kecepatannya menurun drastis pada frekuensi tinggi.

Menariknya, mode tuna juga menghasilkan daya dorong 142 persen lebih besar, sementara mode belut unggul dalam manuver, bisa berbelok dengan radius hanya seperempat panjang tubuhnya. Perbedaan ini memberi gambaran jelas bagaimana struktur tubuh menentukan fungsi di dunia bawah air.

Robot Ikan yang Bisa Meniru Gaya Renang Hewan Laut

Dengan teknologi baru ini, robot ikan PKU menjadi platform pertama yang dapat beralih antar-gaya renang secara dinamis. Analisis fluida menunjukkan bahwa gaya tuna menghasilkan pusaran air kuat dan teratur di bagian ekor, sedangkan gaya belut menimbulkan arus terpecah di sekitar kepala. Hal ini menjelaskan mengapa tuna bisa berenang lebih cepat dan stabil.

"Dengan robot ini, kami akhirnya bisa membandingkan dua gaya renang secara langsung dalam kondisi yang sama," kata Prof Yu Junzhi dalam rilis PKU News, dikutip Selasa (17/3/2026).

Penelitian ini dapat membantu memahami evolusi hewan laut dan memberikan inspirasi desain untuk robot penyelam masa depan. Penelitian ini juga dapat membantu untuk peneliti mengeksplorasi laut dalam, memantau ekologi, hingga melakukan misi penyelamatan bawah laut.

Hasil studi tulisan ini telah dipublikasikan di jurnal Science Advances dengan judul "Adaptive multimodal swimming gaits in a reconfigurable modular soft robotic fish", 2 Januari 2026.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di BeritaKlik.




(faz/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads