Kenapa 1 April Jadi Hari April Mop Sedunia? Ini Sejarah Singkatnya

ADVERTISEMENT

Kenapa 1 April Jadi Hari April Mop Sedunia? Ini Sejarah Singkatnya

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Rabu, 01 Apr 2026 13:30 WIB
Meme April Mop.
Foto: Akun X @anywaytokki/Ilustrasi meme April Mop
Jakarta -

Apakah detikers pernah mendengar istilah April Mop? Istilah ini sering dikaitkan dengan kebohongan yang bernuansa jahil atau lelucon. Di media sosial, warganet sering melempar tipuan atau semacam prank dengan mengucapkan "April Mop!" di akhir.

Meski populer di berbagai negara, asal-usul perayaan April Mop menjadi misteri. Mulai dari mana istilah tersebut muncul, sejarah di baliknya, dan lelucon apa saja yang paling populer di dunia pada Hari April Mop.

Apa Itu April Mop?

Hari April Mop atau April Fool's Day adalah edisi tahunan untuk mengerjai orang-orang terdekat dengan gurauan, lelucon, dan trik sederhana yang tidak berbahaya. Tujuannya adalah untuk memperdaya mereka seolah "orang bodoh di bulan April". Pada zaman sekarang, mungkin mirip dengan prank.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip BBC, tradisi ini sudah lama dirayakan di Inggris dan berulang kali dilakukan di berbagai negara di dunia. Hampir seluruhnya menyebut April Mop, kecuali negara seperti Jepang dan Prancis yang biasanya memiliki sebutan berbeda.

Misalnya, Prancis memberi istilah "Poisson d'Avril" yang artinya "ikan April" karena tradisi menempelkan ikan kertas ke punggung satu sama lain yang dilakukan para anak-anak, sebagai tanda perayaan April Mop. Ikan kertas melambangkan ikan muda yang mudah ditangkap karena tertipu, demikian dilansir dari History.

ADVERTISEMENT

Keterkaitan dengan Perubahan Penanggalan Tahun Baru

Dahulu, pergantian tahun mengikuti kalender yang berlaku saat itu yang masih menggunakan kalender Julian. Berdasarkan kalender tersebut, tahun baru dimulai pada tanggal 1 April yang ditandai dengan ekuinoks musim semi.

Pada 1582, Prancis mengubah cara penanggalan menggunakan kalender Gregorian yang memulai awal tahun pada 1 Januari. Namun, banyak orang yang terlambat menerima kabar perubahan tersebut.

Oleh sebab itu, sebagian orang masih merayakan pergantian tahun pada seminggu terakhir Maret sampai dengan 1 April. Kemudian, orang yang masih merayakan Tahun Baru pada awal April dianggap sebagai lelucon karena tertipu. Mereka disebut dengan "April Fools", yang berarti orang bodoh di bulan April.

Asal-usul Hari April Mop

Berdasarkan legenda rakyat Inggris, tradisi ini muncul sekitar abad ke-13 di sebuah desa di Nottinghamshire bernama Gotham. Raja John yang berkuasa pada masa itu membeli sebagian tanah Gotham untuk dijadikan pondok berburu dan tempat mengirim anak buahnya ke kota sebagai mata-mata.

Karena penduduk kota tidak senang dengan hal itu, mereka melancarkan berbagai macam kegilaan untuk melenyapkan pondok tersebut dan mengusir pasukan raja. Cerita tersebut menjadi salah satu teori terciptanya April Mop sebagai peringatan dan tipuan atas mereka.

Selain itu, April Mop juga kerap dikaitkan dengan festival Hilaria (gembira) yang dilakukan di Roma kuno pada akhir bulan Maret oleh para pengikut kultus Cybele. Pada festival tersebut, orang-orang merias diri mereka dengan menyamar serta melontarkan ejekan kepada sesama warga. Konon katanya, para hakim terinspirasi oleh legenda Mesir terkait Isis, Osiris, dan Seth.

Pada abad ke-18, perayaan April Mop dilakukan dalam dua hari yang diawali dengan "berburu gowk", di mana orang-orang diminta untuk melakukan tugas palsu. Istilah gowk diambil dari nama burung cuckoo yang melambangkan orang bodoh.

Perayaan ini dilanjutkan dengan hari Tailie-lelucon yang menjadikan bokong seseorang sebagai objek dengan menempelkan buntut palsu atau tulisan "tendang aku".

3 Lelucon Populer di Hari April Mop

1. Pohon Spaghetti?

Pada 1957, sebuah program investigasi panorama menayangkan liputan sejumlah pohon di Swiss yang dapat menumbuhkan spaghetti. Saat para penonton mencoba bertanya kebenarannya, pihak acara terpaksa mengatakan itu hanyalah tipuan.

2. Pulau Khayalan

Pada 1977, surat kabar Inggris The Guardian menerbitkan panduan wisata ke Pulau San Serriffe. Itu merupakan sebuah pulau fiktif yang terdiri dari dua pulau, Caisse Atas dan Caisse Bawah, San Serriffe dibentuk menyerupai titik koma.

3. Mantan Presiden Diiklankan Menjadi Calon Presiden Lagi

Pada 1992, National Public Radio menayangkan sebuah iklan yang menampilkan mantan Presiden AS ke-37, Richard Nixon, yang mengatakan bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden lagi. Namun, ternyata itu adalah aktor, bukan Nixon, dan segmen tersebut hanyalah lelucon Hari April Mop yang mengejutkan seluruh negeri.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di BeritaKlik.




(sls/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads