10 Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis UTBK 2026, Ayo Latihan!

ADVERTISEMENT

10 Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis UTBK 2026, Ayo Latihan!

Cicin Yulianti - detikEdu
Jumat, 17 Apr 2026 06:00 WIB
Ilustrasi menulis
Ilustrasi belajar. Foto: Getty Images/FreshSplash
Jakarta -

Tak terasa Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 akan segera dimulai pada 21 April 2026. Selag ada waktu, peserta bisa terus berlatih dengan contoh soal agar mendapatkan hasil maksimal.

Dalam UTBK, salah satu subtes yang akan muncul adalah Pemahaman Bacaan dan Menulis. Subtes ini terdiri dari 20 soal dan harus dikerjakan dalam waktu 25 menit.

Soalnya akan memuat materi tentang pemilihan gagasan, penataan gagasan hingga perbaikan gagasan. Oleh karena itu, peserta perlu jeli dalam memilih jawaban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut adalah contoh soal UTBK Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis yang bisa dikerjakan seperti dikutip dari buku Wangsit SNBT 2025 oleh Tim Tentor Master:

Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis UTBK dan Jawaban

Teks untuk menjawab soal nomor 1 sampai dengan 6

ADVERTISEMENT

Adanya penjelasan menyatakan bahwa kata "dapat" sebelum frasa "merugikan keuangan negara atau perekonomian negara", kemudian mengualifikasikan sebagai delik formil sehingga adanya kerugian negara atau perekonomian negara tidak merupakan akibat yang harus nyata terjadi. Mahkamah berpendapat bahwa hal demikian ditafsirkan bahwa unsur kerugian negara harus dibuktikan dan harus dihitung, meskipun sebagai perkiraan atau meskipun belum terjadi. Kesimpulan demikian harus ditentukan oleh seorang ahli di bidangnya.

Faktor kerugian, baik secara nyata atau berupa kemungkinan, dilihat sebagai hal yang memberatkan atau meringankan dalam penjatuhan pidana, sebagaimana diuraikan dalam penjelasan Pasal 4 UU PTPK, bahwa pengembalian kerugian negara hanya dapat dipandang sebagai faktor yang meringankan. "Oleh karenanya, persoalan kata "dapat" dalam Pasal 2 ayat (1) UU PTK lebih merupakan persoalan pelaksanaan dalam praktik oleh hakim atau aparat penegak hukum lainnya, dan bukan menyangkut konstitusionalitas norma. 'Dengan demikian, Mahkamah berpendapat bahwa frasa "dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara" tidaklah bertentangan dengan hak atas kepastian hukum yang asli sebagaimana dimaksud oleh Pasal 28D ayat (1) UUD 1945, sepanjang ditafsir sesuai dengan tafsiran mahkamah di atas (constitutional).

Karena itu, kata "dapat" sebagaimana uraian pertimbangan MK yang dikemukakan di atas, tidak dianggap bertentangan dengan UUD 1945, dan justru diperlukan dalam rangka penanggulangan tindak pidana korupsi, maka permohonan pemohon tentang hal itu tidak beralasan dan tidak dapat dikabulkan. Dan pertimbangan hukum dalam putusan MK tersebut, dapat pula diketahui bahwa untuk dapat dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang ditentukan dalam pasa 2 ayat (1) UU PTPK, keuangan negara atau perekonomian negara tidak perlu benar-benar telah menderita kerugian.

1. Gagasan utama paragraf 2 teks tersebut adalah....

A. Faktor kerugian, baik secara nyata atau berupa kemungkinan, dilihat sebagai hal yang memberatkan atau meringankan dalam penjatuhan pidana,
sebagaimana diuraikan dalam penjelasan pasal 4 UU PTPK
B. Frasa "dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara" tidaklah bertentangan dengan hak atas kepastian hukum yang adil sebagaimana dimaksudkan oleh Pasal 28D ayat (1) UUD 1945, sepanjang ditafsirkan sesuai dengan tafsiran mahkamah di atas (conditionally constitutional)
C. Kata "dapat" dalam Pasal 2 ayat (1) UU PTPK, lebih merupakan persoalan pelaksanaan dalam praktik oleh Hakim atau aparat penegak hukum lainnya, dan bukan menyangkut konstitusionalitas norma
D. Pengembalian kerugian negara hanya dapat dipandang sebagai faktor yang meringankan
E. Keuangan negara atau perekonomian negara tidak perlu benar-benar telah menderita kerugian

Jawaban: B

2. Pernyataan di bawah ini yang tidak sesuai dengan bacaan di atas adalah...

A. Kata "dapat" dalam pasal 2 ayat (1) UU PTPK, lebih merupakan persoalan pelaksanaan dalam praktik oleh hakim atau aparat penegah hukum lainnya, dan bukan menyangkut inskonstitusionalitas norma
B. Pengembalian kerugian negara hanya dapat dipandang sebagai faktor yang meringankan
C. Keuangan negara atau perekonomian negara tidak perlu benar-benar telah menderita kerugian
D. Unsur kerugian negara harus dibuktikan dan harus dihitung, meskipun sebagai perkiraan atau meskipun belum terjadi
E. Berdasaran pertimbangan-pertimbangan MK, tidak dianggap bertentangan dengan UUD 1945

Jawaban: A

3. Istilah mengkualifikasikan pada bacaan di atas berlawanan dengan...

A. Menggolongkan
B. Memisahkan
C. Menggabungkan
D. Memproses
E. Mendata

Jawaban: C

4. Istilah konstutusionalitas pada bacaan di atas memiliki pengertian sama dengan...

A. Tidak terbatas dengan UUD
B. Berwenang menguji UU terhadap UUD
C. Yuridis
D. UUD
E. Peraturan perundang-undangan

Jawaban: C

5. Hal yang dapat disimpulkan dari bacaan di atas adalah...

A. Kata "dapat" sebelum frasa "merugikan keuangan negara atau perekonomian negara", kemudian mengualifikasikan sebagai delik formil sehingga adanya kerugian negara atau perekonomian negara tidak merupakan akibat yang harus nyata terjadi
B. Unsur kerugian negara harus dibuktikan dan harus dihitung, meskipun sebagai perkiraan atau meskipun belum terjadi
C. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan MK, tidak dianggap bertentangan dengan UUD 1945
D. Hal yang memberatkan atau meringankan dalam penjatuhan pidaa, sebagaimana diuraikan dalam penjelasan pasal 4 UU PTPK, bahwa pengembalian kerugian negara hanya dapat dipandang sebagai faktor yang meringankan
E. Untuk dapat dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang ditentukan dalam pasal 2 ayat 1 UU PTPK, keuangan negara atau perekonomian negara tidak terlalu benar-benar telah menderita kerugian

Jawaban: A

6. Penulisan kata yang tidak tepat pada kata yang dicetak tebal teks di atas terdapat pada...

A. Mengualifikasikan
B. Formil
C. Praktik
D. Konstitusional
E. Di atas

Jawaban: B

Teks untuk menjawab soal nomor 7 sampai dengan nomor 10

1) Tidak ada yang tahu secara pasti kapan uang pertama kali digunakan. 2. (....), pada tahun tukaran uang logam sebagai pengganti sistem abad ke-17, orang mulai mengenal cara pertukaran uang logam sebagai pengganti sistem barter yang dianggap merepotkan. 3) Awalnya, uang yang digunakan berupa kepingan logam emas atau perak. 4) Seiring dengan kemajuan pemikiran manusia, uang logam diganti dengan uang kertas yang dianggap lebih ringan dan praktis.

5) Pada abad ke-20, sistem perbankan kian maju dan muncullah alat pembayaran lain berupa cek yang dianggap lebih aman dan praktis. 6 (....) cek yang dianggap aman banyak digunakan untuk tindak kejahatan: cek kosong contohnya. 7) Adanya keengganan orang menggunakan cek yang memunculkan gagasan baru dari kalangan pengusaha bank untuk menciptakan suatu alat pembayaran yang dirasa lebih praktis lagi, yakni kartu kredit. 8) Kartu ini pertama kali digunakan tahun 1920 di AS. 9) Kala itu kartu kredit hanya dipakai untuk berbelanja di toko yang menerbitkannya. 10) Hingga kini, cara pembayaran dengan kartu plastik ini masih tetap populer. 11) Kini, di era digital, ada cara pembayaran baru yang disebut uang elektronik atau e-money: BCA dengan Flazz, Bank Mandiri dengan e-toll, atau Blackberry Money.

7. Gagasan utama paragraf ke-2 teks tersebut adalah...

A. Sistem perbankan kian maju
B. Munculnya alat pembayaran berupa cek
C. Alat pembayaran berupa cek lebih aman
D. Perbankan mengeluarkan alat pembayaran berupa cek
E. Cek dianggap lebih aman dan praktis

Jawaban: A

8. Perbedaan gagasan antarparagraf dalam teks tersebut adalah

A. Paragraf pertama memaparkan kelemahan uang logam sedangkan paragraf kedua memaparkan keenganan orang menggunakan cek
B. Paragraf pertama memaparkan fungsi uang logam secara umum sedangkan paragraf kedua memaparkan keenganan menggunakan cek
C. Paragraf pertama memaparkan perubahan sistem barter pemakaian sedangkan paragraf kedua memaparkan keuntungan menggunakan uang kertas
D. Paragraf pertama memaparkan asal mula penggunaan uang sedangkan paragraf kedua memaparkan kemajuan perbankan dengan alat pembayaran yang praktis
E. Paragraf pertama memaparkan perubahan pemakaian uang logam ke uang kertas sedangkan paragraf kedua memaparkan cara pembayaran baru, yaitu e-money

Jawaban: D

9. Pernyataan berikut yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah...

A. Uang logam sebagai alat pertukaran mulai dienal pada era 1600 an
B. Sebelum orang mengenal uang (logam) transaksi pertukaran dilakukan dengan cara barter
C. Pada tahun 1920, orang sudah menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan bank untuk transaksi perbelanjaan
D. Cek ternyata tidak aman digunakan sebagai alat pembayaran yang sah
E. Walaupun di era digital ini mungkin muncul cara pembayaran e-money, kartu kredit tetap populer sebagai alat pembayaran

Jawaban: C

10. Kata sambung yang tepat untuk mengisi kalimat (2) dan (6) agar menjadi efektif adalah...

A. Namun, tetap
B. Tetapi, namun
C. Namun, sayangnya
D. Namun, meskipun
E. Tetapi, sayangnya

Jawaban: C

Demikian contoh soal Memahami Bacaan dan Menulis UTBK 2026. Selamat belajar lagi, detikers!




(cyu/cyu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads