Sejumlah wilayah Indonesia resmi memasuki musim peralihan atau pancaroba. Menuju musim kemarau ini, beberapa wilayah masih diguyur hujan deras.
Dalam sepekan ke depan,BMKG memprediksi fenomena ElNiño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) masih berada pada fase netral. Sementara itu, dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia menandakan bahwa beberapa daerah mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, potensi hujan masih dapat terjadi akibat pengaruh dinamika atmosfer. Terpantau aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Mixed-Rossby Gravity (MRG) di Aceh dan Sumatera Utara yang berpotensi memengaruhi potensi curah hujan dipengaruhi oleh yang diprakirakan aktif pada periode yang berbeda.
Di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan, potensi hujan dipengaruhi oleh aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial.
Kemudian di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, potensi hujan dipengaruhi oleh aktivitas gelombang Kelvin. Dinamika atmosfer ini dapat memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.
Potensi Hujan di Musim Pancaroba
Periode 17-19 April 2026
Cuaca Indonesia akan didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di wilayah:
- Aceh
- Sumatera Barat
- Riau
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
- Papua Selatan
Periode 20-23 April 2026
Intensitas curah hujan di Indonesia akan menurun pada periode ini dan beralih ke ringan hingga uhjan sedang. Namun, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua
- Papua Selatan.
Imbauan dari BMKG
Melihat dinamika atmosfer sepekan ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk:
1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi
2. Pengendara kendaraan bermotor agar waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan
3. Waspada akan potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh.
(nir/twu)










































