Dianggap Hama, Menurut Sains Ikan Sapu-sapu Ternyata Bisa Dikonsumsi

ADVERTISEMENT

Dianggap Hama, Menurut Sains Ikan Sapu-sapu Ternyata Bisa Dikonsumsi

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 21 Apr 2026 19:00 WIB
Ikan sapu-sapu
Ikan Sapu-sapu Bisa Dimakan. (Foto: iStock / BeritaKlik)
Jakarta -

Ikan sapu-sapu belakangan menjadi sorotan setelah dilakukan upaya pembasmian di beberapa wilayah perairan di Indonesia. Spesies ini dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem. Namun di balik reputasinya sebagai "hama", ikan sapu-sapu ternyata juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi.

Di Indonesia, ikan sapu-sapu termasuk jenis yang cukup mudah ditemukan. Setidaknya terdapat 22 spesies yang telah teridentifikasi. Secara morfologi, ikan ini memiliki ciri khas berupa tubuh bersisik keras, kepala pipih, serta mulut berbentuk penghisap yang berada di bagian bawah. Kondisi itu memungkinkannya menempel dan menyedot makanan dari permukaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daya tahan hidup ikan ini tergolong tinggi. Ia mampu bertahan di berbagai kondisi perairan dan termasuk spesies eurifagik, yakni pemakan segala. Karakter ini membuatnya mudah berkembang biak dan beradaptasi di lingkungan baru. Namun, kemampuan adaptasi tersebut justru kemudian menjadi masalah.

Ikan sapu-sapu kerap dikategorikan sebagai spesies invasif karena memangsa telur ikan lain di habitat yang sama. Dampaknya cukup signifikan terhadap keanekaragaman hayati. Dalam buku Yuk Mengenal Ikan Sapu-sapu Sungai Ciliwung karya Dewi Elfidasari, disebutkan jumlah spesies ikan di Sungai Ciliwung menurun drastis dari 187 spesies menjadi hanya 20 spesies.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, ikan sapu-sapu tidak sepenuhnya tanpa nilai guna. Dalam kondisi tertentu, terutama jika dibudidayakan di perairan bersih, ikan ini menyimpan potensi sebagai sumber pangan alternatif.

Ikan Sapu-sapu Bisa Dimakan

Menurut laman resmi Tani dan Nelayan Center IPB University, ikan sapu-sapu bisa dimakan asal mereka berasal dari perairan bersih dan hasil budidaya. Seperti ikan lainnya, ikan sapu-sapu mengandung protein yang cukup tinggi. Ikan sapu-sapu yang ditemukan di Sungai Ciliwung disebut mempunyai kandungan protein sebesar 50,0517%.

Selain itu, ikan sapu-sapu Sungai Ciliwung juga mempunyai kandungan lemak rendah hanya 1%. Secara umum, ikan yang tergolong berlemak rendah memiliki kandungan lemak kurang dari 2%.

Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-sapu

Kendati demikian, masyarakat tetap perlu waspada jika ingin mengonsumsi ikan sapu-sapu. Sebab, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar justru bisa mengancam kesehatan. Melansir dari Antara, berikut bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu.

1. Kontaminasi logam berat dan limbah kimia

Ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar cenderung mengakumulasi logam berat hingga limbah kimia dalam tubuhnya. Mengonsumsi ikan yang terkontaminasi bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius.

2. Risiko infeksi parasit

Ikan sapu-sapu berpotensi membawa parasit yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Jika ikan sapu-sapu tidak dimasak dengan sempurna, ada potensi penularan parasit ini.

3. Potensi alergi dan keracunan makanan

Beberapa individu mungkin mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan sapu-sapu. Gejala alergi dapat berupa gatal-gatal, ruam kulit, atau gangguan pencernaan.

Selain itu, mengonsumsi ikan sapu-sapu dari wilayah tercemar dapat menyebabkan gejala keracunan makanan, seperti mual, muntah, dan diare.

Itulah penjelasan mengenai ikan sapu-sapu yang bisa dimakan. Semoga menambah wawasan, ya!




(nir/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads