Awalnya Dikira Gurita Berusia 300 Juta Tahun, Fosil Ini Ternyata Milik Hewan Lain

ADVERTISEMENT

Awalnya Dikira Gurita Berusia 300 Juta Tahun, Fosil Ini Ternyata Milik Hewan Lain

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Jumat, 12 Jun 2026 09:01 WIB
ilustrasi Pohlsepia mazonensis yang awalnya dikira gurita tertua berusia 300 juta tahun, ternyata hewan lain.
Foto: Dr. Thomas Clements/University of Reading/Ilustrasi Pohlsepia mazonensis yang awalnya dikira gurita tertua berusia 300 juta tahun, ternyata hewan lain.
Jakarta -

Guinness World Records atau rekor dunia mencatat bahwa gurita tertua di dunia berasal dari spesimen Pohlsepia mazonensis. Namun, baru-baru ini, peneliti kembali menganalisis fosil spesimen tersebut dan menemukan fakta bahwa itu bukan gurita. Lalu hewan apa?

Fosil Pohlsepia mazonensis ditemukan di Illinois, AS, dan pertama kali dideskripsikan pada 2000. Hasil analisis mengungkapkan bahwa fosil tersebut merupakan jenis gurita purba yang tertua di dunia, berusia 300 juta tahun.

Kesimpulan tersebut telah mendorong ilmuwan untuk mengajukan teori tentang asal-usul gurita yang diketahui mundur sekitar 150 juta tahun. Namun, kesimpulan ini terus dipertanyakan hingga akhirnya diteliti ulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teknologi Canggih Mengubah Hasil Temuan

Pohlsepia mazonensis awalnya dianggap sebagai gurita karena bentuk tubuhnya mirip tentakel dan sirip. Namun, peneliti menemukan bahwa bentuk tersebut terjadi karena proses pembusukan sebelum fosil terbentuk.

ADVERTISEMENT

Kesalahan identifikasi terjadi karena bentuk tubuh fosil berubah saat proses pembusukan sebelum akhirnya menjadi batu. Setelah diteliti menggunakan teknologi pencitraan canggih, peneliti menemukan struktur gigi kecil yang menunjukkan bahwa fosil tersebut sebenarnya lebih dekat dengan kerabat nautilus, bukan gurita.

Dengan menggunakan teknologi pencitraan canggih, peneliti mengungkapkan bahwa fosil 300 juta tahun tersebut merupakan kerabat nautilus, hewan laut purba bercangkang yang masih hidup hingga sekarang.

"Rupanya fosil gurita paling terkenal di dunia sebenarnya bukan gurita sama sekali. Itu adalah kerabat nautilus yang telah membusuk selama berminggu-minggu sebelum tertimbun dan kemudian terawetkan dalam batu, dan proses pembusukan itulah yang membuatnya tampak sangat meyakinkan seperti gurita," jelas peneliti utama dari Universitas Reading, Thomas Clements, dikutip dari Science Daily.

Gigi Kecil Nautilus yang Membedakan dengan Gurita

Melalui pemindaian detail, peneliti menemukan organ makan berbentuk pita dengan deretan gigi kecil yang disebut radula. Jumlah gigi ini menjadi petunjuk penting karena tidak sesuai dengan gurita, tetapi cocok dengan kelompok nautiloid.

Clements mengatakan bahwa penemuan kecil ini membawa dampak besar.

"Sangat menakjubkan membayangkan bahwa deretan gigi kecil yang tersembunyi di batu selama 300 juta tahun telah secara mendasar mengubah apa yang kita ketahui tentang kapan dan bagaimana gurita berevolusi," papar dosen zoologi dan invertebrata tersebut.

Berkat temuan ini, garis waktu evolusi gurita yang dicatat para ilmuwan pun berubah. Para ilmuwan kini memperkirakan gurita muncul jauh lebih lambat, yaitu pada periode Jurassic.

Penelitian ini telah dipublikasikan di Proceedings of the Royal Society B pada 8 April 2026.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di BeritaKlik.




(rhr/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads