Isu kekurangan talenta sains, teknologi, rekayasa (engineering), dan matematika (STEM) di Indonesia kembali mengemuka. Terbaru, hal ini disampaikan di SMAN Unggulan MH Thamrin, salah satu Sekolah Garuda Transformasi.
Diketahui, Sekolah Garuda Transformasi merupakan bagian dari Program Sekolah Garuda, Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dalam menjawab Asta Cita terkait pembangunan SDM Indonesia dan ekosistem sains dan teknologi. Lulusan Sekolah Garuda disiapkan untuk mengenyam pendidikan tinggi di kampus terbaik dunia, baik di dalam maupun luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini mengatakan, di SMA Unggul Garuda, talenta STEM disiapkan tanpa mengesampingkan ilmu sosial humaniora. Ia mencontohkan, ilmu sosial humaniora salah satunya penting untuk memastikan penerapan dan hilirisasi temuan sains dan teknologi bisa membawa perubahan yang terukur dan diterima masyarakat.
"Meskipun memang saat ini kita perlu akui bahwa memang kita kekurangan talenta di bidang STEM. Di berbagai negara maju itu talenta STEM-nya sudah di atas 30-40 persen, kita masih kurang dari 20 persen, jadi kita perlu push ke sana tapi bukan berarti kita menomorduakan yang sosial," katanya di SMA Negeri Unggulan MH Thamrin Jakarta, Senin (22/6/2026), dilansir dari Antara.
Persentase Negara dengan Lulusan STEM Versi UNESCO
Data UNESCO Institute for Statistic (UIS) Dynamic template berdasarkan UIS Education Survei di laman resminya mencatatkan persentase talenta STEM di Indonesia terakhir pada 2018.
Berdasarkan data tersebut, persentase talenta STEM di Indonesia yakni sebanyak 19,42 persen.
Sementara itu, berdasarkan data terakhir masing-masing negara, berikut gambaran persentase lulusan STEM di berbagai negara:
- Brunei Darussalam: 35,86 persen (2023)
- Kamboja: 23,20 persen (2019)
- Kanada: 25,13 persen (2023)
- Finlandia: 29,25 persen (2023)
- Prancis: 24,55 persen (2023)
- Jerman: 35,76 persen (2024)
- India: 27,09 persen (2023)
- Indonesia: 19,42 persen (2018)
- Italia: 23,35 persen (2023)
- Malaysia: 35,08 persen (2024)
- Myanmar: 33,67 persen (2018)
- Rusia: 31,36 persen (2019)
- Thailand: 30,50 persen (2025)
- Tunisia: 37,93 persen (2023)
- Turki: 17,44 persen (2023)
- Uni Emirat Arab: 36,45 persen (2024)
- UK: 22,83 persen (2023)
- Amerika Serikat: 21,77 persen (2023)
- Vietnam: 22,68 persen (2016).
Apakah detikers tertarik kuliah STEM?
Negara dengan Talenta STEM Terbanyak
Sementara itu, Center for Security and Emerging Technology (CSET), Walsh School of Foreign Service, Georgetown University dalam laman resminya merinci jumlah lulusan STEM dan persentasenya pada 2020.
Hasil analisis CSET Georgetown didasarkan pada data pendidikan nasional dan menggunakan kerangka Klasifikasi Standar Internasional Pendidikan yang dikembangkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), serta rancangan bidang-bidang STEM oleh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).
Berikut hasilnya:
Negara dengan Lulusan STEM Terbanyak 2020 Berdasarkan Jumlahnya
- China: 3,57 juta
- India: 2,55 juta
- Amerika Serikat: 820 ribu
- Rusia: 520 ribu
- Indonesia: 300 ribu
- Brasil: 238 ribu
- Meksiko: 221 ribu
- Prancis: 220 ribu
- Jerman: 216 ribu
- Iran: 211 ribu
- Jepang: 192 ribu.
Negara dengan Persentase Lulusan STEM Terbanyak Tahun 2020
Sementara itu, berdasarkan persentase lulusan STEM dari total lulusan pendidikan tinggi per negara tahun 2020, China masih menduduki peringkat pertama dengan persentase 41 persen.
Artinya, dari seluruh lulusan perguruan tinggi di China tahun 2020, hampir separuhnya merupakan lulusan bidang STEM.
Berikut peringkatnya dengan negara-negara lain:
- China: 41 persen
- Rusia: 37 persen
- Jerman: 36 persen
- Iran: 33 persen
- India: 30 persen
- Prancis: 26 persen
- Meksiko: 26 persen
- Amerika Serikat: 20 persen
- Indonesia: 20 persen
- Jepang: 19 persen
- Brasil: 17 persen.
Simak Video "Video Komisi X DPR ingin Beasiswa PTN-PTS Terbuka Lebar Bagi Siswa RI"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/nah)











































