Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendorong pemerintah agar segera menaikkan gaji dan tunjangan guru. Menurutnya, kebijakan ini perlu disegerakan demi meningkatkan kesejahteraan para pendidik.
Pernyataan itu disampaikan Lalu menyusul kebijakan pemerintah menaikkan tunjangan kinerja (tukin) prajurit Tentara Nasional Indonesia dan pegawai Kementerian Pertahanan. Kenaikan tukin TNI sendiri sudah melalui kajian. Ia mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi kami juga berharap gaji maupun tunjangan guru segera dinaikkan, karena masih banyak guru yang hidup dalam keterbatasan ekonomi," tuturnya dikutip dari Antara, Jumat (7/8/2026).
Politisi PKB itu menekankan peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas nasional. Guru tidak boleh dipandang hanya sebagai profesi yang dituntut mengabdi, tetapi juga harus memperoleh penghargaan yang layak.
"Guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan kesejahteraan guru bukan sekadar memenuhi hak mereka, tetapi merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa," katanya.
Kesejahteraan Guru Indonesia di Bawah Negara Tetangga
Ia mengatakan kesejahteraan guru di Indonesia masih di bawah Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Oleh karena itu, Komisi X berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru.
Kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kualitas hidup para pendidiknya. Lalu menjelaskan, negara-negara yang berhasil membangun sistem pendidikan menempatkan guru sebagai profesi yang dihormati dan dijamin kesejahteraannya.
Pemerintah sebenarnya masih bisa meningkatkan kesejahteraan guru. Ia meyakini pemerintah untuk menaruh perhatian terhadap isu tersebut.
"Presiden sebenarnya sudah punya arah ke sana. Tinggal sekarang regulasi ini oleh kementerian teknis disiapkan, sementara Kementerian Keuangan juga harus melihat komponen regulasi yang menjadi payung hukum untuk peningkatan kesejahteraan guru," ucapnya.










































