Buku Pelajaran Seperti Apa yang Jadi Incaran Orang Tua? Ini Kalau Kata Becky Tumewu

ADVERTISEMENT

Buku Pelajaran Seperti Apa yang Jadi Incaran Orang Tua? Ini Kalau Kata Becky Tumewu

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 09 Jun 2026 16:30 WIB
Becky Tumewu dalam Peluncuran Buku Next Gen Choice
Becky Tumewu dalam Peluncuran Buku Next Gen Choice. (Foto: Nikita Rosa/detikedu)
Jakarta -

Becky Tumewu bukan hanya seorang aktris, ia juga merupakan seorang ibu dari dua anak yang telah menamatkan sekolahnya. Namun di acara Product Launching dan Press Conference Buku Next Gen Choice (NGC), Becky diminta kembali mengingat buku-buku yang ia beli untuk anaknya dulu.

Becky bercerita jika dulu ia hanya mengandalkan buku-buku yang disediakan dari sekolah.

"Tetapi saya ingat pada jaman itu buku-bukunya pun sebenarnya sudah cukup baik," ujarnya dalam acara tersebut di Hotel Royal Kuningan, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi saat anaknya akan ujian masuk sekolah, ia sempat mendengar jika akan ada tes membaca. Ia akhirnya membeli beberapa buku-buku mahir berbahasa Indonesia.

"Jadi, waktu itu saya pergi ke toko buku dan saya pilih kriterianya apa? Yang buat saya adalah, yang saya orang tua bisa mengerti dengan jelas dan saya orang tua juga bisa memberikan bimbingan yang baik untuk anak-anak saya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Namun, sekarang Becky melihat buku-buku pelajaran sudah memenuhi kriteria buku yang baik dan menarik.

"Serta efektif dan efisien untuk proses belajar mengajarnya," ungkapnya.

Seri Buku Pelajaran Next Gen Choice

Penerbit Erlangga baru saja menerbitkan seri buku pelajaran bertajuk Next Gen Choice (NGC). Butuh waktu lima bulan dalam proses penulisannya.

Sebagai informasi, Next Gen Choice tersedia untuk mata pelajaran matematika dan IPAS untuk jenjang SD, serta matematika dan IPA untuk jenjang SMP. Walaupun menggunakan bahasa Inggris, konten dalam buku-buku ini mengacu pada capaian kompetensi dalam Kurikulum Merdeka.

Fransiska Susilawati selaku penulis NGC jenjang SD menyebut selama proses penulisan, ia mengacu pada konten dalam Kurikulum Merdeka. Ia juga menyertakan tiga esensi pembelajaran dari Kurikulum Merdeka ke dalam buku yaitu pembelajaran yang Mindful, Meaningful, dan Joyful.




(nir/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads