Dari Pedalaman Aceh ke Malaysia, Kisah Rizki Raih Double Degree Pakai Beasiswa

ADVERTISEMENT

Dari Pedalaman Aceh ke Malaysia, Kisah Rizki Raih Double Degree Pakai Beasiswa

Cicin Yulianti - detikEdu
Kamis, 25 Jun 2026 21:00 WIB
Rizki
Rizki. Foto: Kemenag
Jakarta -

Tumbuh besar di sebuah desa pedalaman Lhokseumawe, Aceh tidak menjadi halangan bagi Aulia Rizki untuk mewujudkan mimpinya dalam meraih pendidikan tinggi. Bahkan, sampai ke negeri Jiran (Malaysia).

Rizki menjadi inspirasi bagi ribuan lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Ia berdiri di depan podium dan membagikan kisahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tamat Sarjana dan Jadi Lulusan Terbaik

Prestasi Rizki sudah terlihat sejak dia menempuh sarjana. Ia lulus hanya dalam waktu 3,5 tahun sekaligus meraih predikat lulusan terbaik dengan IPK 3,87.

Ia lulus dari program studi (prodi) Pendidikan Bahasa Arab UIN Ar-Raniry. Pencapaian tersebut kemudian jadi pembuka pencapaian lain bagi Rizki.

ADVERTISEMENT

Beasiswa Antarkan Raih Double Degree

Setelah lulus, Rizki kemudian melanjutkan pendidikan S2 double degree. Ia merasa beruntung karena beasiswa tersebut sangat membantunya di tengah kondisi ekonomi yang biasa.

Rizki meraih beasiswa LPDP dan Kementerian Agama yakni Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Beasiswa yang ia raih membuatnya dapat menempuh double degree Magister di Universiti Utara Malaysia (UUM) dan UIN Ar-Raniry.

"Kami hanyalah anak-anak biasa, berasal dari desa yang mungkin tidak ada dalam peta, namun Allah menitipkan kesempatan yang tidak biasa," ucap Rizki dikutip dari laman Kemenag, Kamis (25/6/2026).

Dengan beasiswa, Rizki bisa memperoleh bantuan biaya untuk meneliti, berjejaring, dan berkompetisi di ruang akademik internasional.

"Jika enam anak dari keluarga sederhana dapat memperoleh kesempatan tersebut, maka tidak ada alasan bagi siapa pun untuk membatasi mimpinya sendiri. Jika kami bisa, kalian juga, bahkan bisa lebih baik," ujarnya.

Terbitkan 20 Publikasi Ilmiah

Tak hanya bertekad meraih gelar, Rizki juga aktif melakukan penelitian dan menulis karya ilmiah. Hingga sekarang, ia sudah mempublikasikan 20 publikasi ilmiah.

Tiga dari hasil publikasinya termasuk tiga artikel pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q1. a juga pernah meraih gelar Best Presenter pada seminar internasional dan aktif di sejumlah konferensi nasional serta internasional.




(cyu/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads