Agro Eduwisata di Jakarta, Siswa Antusias Pelajari Hidroponik di Kebun Vertikal

ADVERTISEMENT

Foto Edu

Agro Eduwisata di Jakarta, Siswa Antusias Pelajari Hidroponik di Kebun Vertikal

Rengga Sancaya - detikEdu
Jumat, 10 Apr 2026 09:00 WIB

Jakarta - Belajar di luar kelas, siswa antusias kunjungi agro eduwisata Ladang Farm, Lebak Bulus, Jakarta, mengenal hidroponik dan merasakan langsung panen sayur segar.

Siswa mengamati sistem pertanian hidroponik di Ladang Farm, Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Kebun pertanian perkotaan vertikal setinggi 18 meter tersebut menjadi agro eduwisata bagi masyarakat yang ingin mempelajari dan memanen sayuran hasil dari pertanian hidroponik dengan membayar Rp35 ribu hingga Rp155 ribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Di lokasi ini, para siswa diperkenalkan dengan sistem pertanian hidroponik melalui kebun vertikal setinggi 18 meter yang berdiri di tengah kawasan perkotaan. Ladang Farm sebagai pengelola menghadirkan konsep agro eduwisata yang menggabungkan edukasi dan rekreasi. Pengunjung dapat mengikuti berbagai paket kegiatan, mulai dari tur kebun, praktik menanam, hingga panen sayuran dengan biaya yang terjangkau, berkisar antara Rp35 ribu hingga Rp155 ribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Siswa mengamati sistem pertanian hidroponik di Ladang Farm, Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Kebun pertanian perkotaan vertikal setinggi 18 meter tersebut menjadi agro eduwisata bagi masyarakat yang ingin mempelajari dan memanen sayuran hasil dari pertanian hidroponik dengan membayar Rp35 ribu hingga Rp155 ribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Dengan penuh antusias, para siswa mengamati langsung proses penanaman sayuran tanpa menggunakan tanah. Mereka mempelajari bagaimana nutrisi dialirkan melalui air, serta teknik perawatan tanaman agar dapat tumbuh optimal di ruang terbatas. Metode ini dinilai menjadi solusi pertanian modern di tengah keterbatasan lahan di kota besar seperti Jakarta. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Siswa mengamati sistem pertanian hidroponik di Ladang Farm, Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Kebun pertanian perkotaan vertikal setinggi 18 meter tersebut menjadi agro eduwisata bagi masyarakat yang ingin mempelajari dan memanen sayuran hasil dari pertanian hidroponik dengan membayar Rp35 ribu hingga Rp155 ribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Selain belajar teori, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memanen langsung hasil tanaman hidroponik. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman praktis sekaligus menumbuhkan ketertarikan terhadap dunia pertanian sejak dini. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Siswa mengamati sistem pertanian hidroponik di Ladang Farm, Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Kebun pertanian perkotaan vertikal setinggi 18 meter tersebut menjadi agro eduwisata bagi masyarakat yang ingin mempelajari dan memanen sayuran hasil dari pertanian hidroponik dengan membayar Rp35 ribu hingga Rp155 ribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Keberadaan kebun vertikal ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menunjukkan potensi pertanian perkotaan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan. Melalui kegiatan agro eduwisata, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan pangan di masa depan. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Agro Eduwisata di Jakarta, Siswa Antusias Pelajari Hidroponik di Kebun Vertikal
Agro Eduwisata di Jakarta, Siswa Antusias Pelajari Hidroponik di Kebun Vertikal
Agro Eduwisata di Jakarta, Siswa Antusias Pelajari Hidroponik di Kebun Vertikal
Agro Eduwisata di Jakarta, Siswa Antusias Pelajari Hidroponik di Kebun Vertikal
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads