Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos

ADVERTISEMENT

Foto Edu

Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos

Rifkianto Nugroho - detikEdu
Selasa, 09 Jun 2026 14:30 WIB

Bekasi - Persaingan masuk Sekolah Maung 2026 berlangsung ketat dengan puluhan ribu pendaftar berebut kursi terbatas. Ribuan siswa kini memburu peluang di jalur reguler.

Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.
Siswa mengisi dokumen pelengkap di SMAN 1 Bekasi, Selasa (9/6/2026). Persaingan masuk Sekolah Maung Tahun 2026 berlangsung sangat ketat. Dari total 38.476 calon murid yang mendaftar, hanya 18.268 peserta yang berhasil memperoleh kursi. Sementara lebih dari 20 ribu pendaftar lainnya harus menerima kenyataan tidak lolos dalam proses seleksi.
Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.

Data Dinas Pendidikan Jawa Barat menunjukkan Sekolah Maung (Manusia Unggul) menyediakan 18.268 kursi yang terdiri atas 10.400 kuota jenjang SMA dan 7.868 kuota jenjang SMK. Jumlah peminat yang mencapai 38.476 orang membuat tingkat persaingan sejak tahap awal seleksi berlangsung sangat tinggi, dengan rincian 24.840 pendaftar SMA dan 13.636 pendaftar SMK.

Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.

Salah satu jalur yang menjadi sorotan adalah jalur kepemimpinan yang diperuntukkan bagi siswa dengan rekam jejak kepemimpinan selama menempuh pendidikan di tingkat SMP. Hingga penutupan rekapitulasi pada 7 Juni 2026, tercatat 1.264 calon murid mendaftar melalui jalur tersebut. Dari jumlah itu, 814 peserta diterima, sedangkan 450 lainnya tidak berhasil lolos.

 
Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.

Persaingan paling ketat terjadi pada jalur Ketua OSIS. Sebanyak 528 siswa mengikuti seleksi melalui jalur ini, namun hanya 255 peserta yang diterima. Artinya, lebih dari separuh pendaftar Ketua OSIS gagal memperoleh kursi di Sekolah Maung. Pada jalur Pramuka Pratama, sebanyak 151 dari 284 pendaftar dinyatakan lolos seleksi. Sementara jalur Pramuka Garuda mencatat tingkat keterimaan tertinggi. Dari 452 pendaftar, sebanyak 408 peserta berhasil diterima, sedangkan hanya 44 peserta yang tidak lolos.

 
Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.

Meski ribuan peserta tidak berhasil masuk Sekolah Maung, peluang untuk melanjutkan pendidikan di Jawa Barat masih terbuka lebar. Dinas Pendidikan Jawa Barat membuka pendaftaran jalur reguler SMA, SMK negeri maupun Sekolah Kerja Sama pada 8 Juni 2026, bertepatan dengan pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung.

 
Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memastikan daya tampung pendidikan menengah masih mencukupi untuk menampung seluruh lulusan SMP dan MTs sederajat. Total kapasitas SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat mencapai 909.183 kursi, lebih tinggi dibandingkan jumlah lulusan SMP dan MTs tahun ini yang tercatat sebanyak 826.996 siswa.

 
Siswa mengisi dokumen pelengkap penerimaan peserta didik di SMAN 1 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/6/2026). Proses ini berlangsung di tengah tingginya persaingan masuk Sekolah Maung dan sekolah negeri favorit.

Daya tampung tersebut terdiri dari 195.344 kursi SMA negeri, 143.460 kursi SMA swasta, 124.217 kursi SMK negeri, 320.720 kursi SMK swasta, 21.888 kursi MA negeri, dan 81.936 kursi MA swasta. Dengan kapasitas yang mencapai hampir 110 persen dari jumlah lulusan, pemerintah daerah menilai seluruh siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai minat dan pilihannya.

 
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Seleksi Ketat Sekolah Maung, Lebih dari 20 Ribu Pendaftar Gagal Lolos
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads