Jurusan Ilmu Pangan menjadi salah satu pilihan studi yang semakin diminati seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan kualitas pangan. Saat ini, produksi pangan bukan lagi sekadar membuat produk makanan lalu menjualnya di pasaran.
Dalam proses produksi modern, dibutuhkan peran ilmuwan pangan untuk memastikan makanan aman dikonsumsi, memiliki nilai gizi yang baik, serta tetap lezat rasanya.
Semakin berkembangnya industri makanan saat ini, maka tidak heran jika prospek kerja di bidang pangan semakin dibutuhkan. Bagi detikers yang tertarik menjadi ilmuwan pangan, sebaiknya mengambil jurusan kuliah yang berfokus pada studi pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswa Ilmu Pangan akan mempelajari berbagai aspek terkait bahan pangan. Selain itu, mahasiswa juga akan mempelajari penerapan ilmu pangan untuk pemilihan, pengawetan, pengolahan, pengemasan, distribusi, dan penggunaan pangan yang aman, bergizi dan sehat.
Selain teori di kelas, praktikum laboratorium menjadi bagian penting perkuliahan. Di sini, mahasiswa belajar menguji kandungan gizi, mendeteksi cemaran mikroba, serta mengembangkan inovasi produk pangan.
Lalu, apa saja prospek karier di Bidang Ilmu Pangan?
Dikutip dari laman California Polytechnic State University dan Unity Environmental University, berikut peluang karier yang dapat ditempuh seorang sarjana pangan.
1. Ilmuwan Pangan (Food Scientist)
Profesi ini berperan dalam eksperimen pangan dan bahan pangan untuk menguji kelayakan, keamanan, kualitas nutrisi, hingga produksinya.
2. Ahli Teknologi Pangan (Food Technologist)
Seorang ahli teknologi pangan berfokus untuk mengecek sumber pangan. Mereka bertugas untuk mengidentifikasi sifat biologis, fisika, dan kimia pangan untuk menemukan cara baru untuk meningkatkan proses produksi dan kualitas produk makanan.
3. Ahli Mikrobiologi Pangan (Food Microbiologist)
Profesi ini berperan dalam menguji makanan baru dari wabah penyakit bawaan, mengembangkan rapid tes untuk patogen, dan metode pengolahan makanan yang lebih baik.
4. Spesialis Keamanan Pangan (Food Safety Expert)
Seorang spesialis keamanan pangan berkaitan langsung dengan produsen pertanian dan manufaktur untuk memastikan prosedur keamanan dan seluruh peraturan dijalankan.
5. Ahli Kimia Pangan
Seorang ahli kimia pangan bertugas merancang dan menerapkan metode untuk menganalisis sifat kimia di dalam makanan. Seperti membedakan pewarna makanan alami dan buatan. Profesi ini juga bertugas mengelola laboratorium tempat menguji kandungan nutrisi di dalam pangan.
6. Pengembang Produk Pangan (Food Product Developer)
Seorang ilmuwan pangan di bidang pengembangan berperan untuk menciptakan produk pangan baru yang inovatif, dan selalu memperhatikan kualitas nutrisi, keamanan, dan keberlanjutan pangan.
7. Manajer Penjamin Mutu (Quality Assurance Manager)
Profesi ini berperan mengelola laboratorium kendali mutu, menjaga keamanan produk dan kualitas rasa untuk kebutuhan konsumen. Mereka bertugas untuk mempertahankan reputasi unggul dari perusahaan produksi makanan.
8. Manajer Produksi Pangan (Food Production Manager)
Seorang manajer produksi makanan adalah tenaga profesional di bidang pangan yang bertanggung jawab mengawasi proses manufaktur dan pengemasan, pada perusahaan yang memproduksi dan menjual produk makanan.
9. Perekayasa Kemasan Makanan (Food Packaging Engineer)
Seorang insinyur pengemasan makanan bertugas membuat kemasan yang inovatif, yang tetap melindungi integritas produk makanan.
10. Spesialis Urusan Regulasi (Regulatory Affairs Specialist)
Profesi ini bertugas untuk berkomunikasi dengan konsumen mengenai produk, atau bekerja sama dengan badan pengawas makanan yang melindungi hak-hak konsumen.
Selain itu, perlu diketahui jika di Indonesia sendiri memiliki jurusan yang berfokus pada bidang pangan yaitu Teknologi Pangan yang dapat dijumpai di beberapa universitas.
Dikutip dari arsip detikEdu, berikut kampus-kampus yang memiliki jurusan Teknologi Pangan:
- Universitas Sumatera Utara (USU)
- Universitas Padjadjaran (Unpad)
- Institut Pertanian Bogor (IPB University)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Universitas Brawijaya (UB)
- Universitas Hasanuddin (Unhas)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Universitas Diponegoro (Undip)
Demikian prospek karier di bidang pangan dan kampus mana saja yang menyediakan jurusan Teknologi Pangan. Jadi, apakah detikers tertarik untuk bergelut di bidang pangan?
(sls/pal)











































