Sisi Gelap Kuliah di Luar Negeri: Uang Terkuras Hanya untuk 'Kos-kosan'

ADVERTISEMENT

Sisi Gelap Kuliah di Luar Negeri: Uang Terkuras Hanya untuk 'Kos-kosan'

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Jumat, 24 Apr 2026 08:00 WIB
Man counting college savings fund, tuition fee or student loan with calculator. Education price and expenses concept. Money and papers on table. Calculating budget and planning finance.
Foto: iStockphoto/Tero Vesalainen/ilustrasi biaya kuliah
Jakarta -

Kuliah di luar negeri menjadi impian bagi banyak orang. Namun, mahasiswa kini tengah menghadapi kenyataan bahwa biaya hidup semakin tinggi.

Salah satu yang merasakannya yakni mahasiswa di Inggris. Penyedia akomodasi mahasiswa Unite Group mengungkapkan bahwa mahasiswa di Inggris kini makin selektif memilih kampus. Mereka tidak hanya mempertimbangkan reputasi atau lokasi, tetapi juga biaya, kualitas pendidikan, dan prospek karier.

Banyak Mahasiswa Pilih Tinggal dengan Orang Tua Jika Memungkinkan

Menurut laporan Unite Group, kampus-kampus bergengsi di Inggris mengalami kenaikan biaya yang dikenakan untuk mahasiswa seiring meningkatnya pendaftar. Sementara kampus yang lebih murah justru mengalami penurunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, laporan juga menemukan adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang memilih tinggal di rumah orang tua untuk mengurangi biaya. Hal ini berlaku bagi mahasiswa di kampus yang mahal maupun yang lebih murah.

"Mahasiswa kini semakin selektif saat memilih tempat belajar, dengan perhatian besar pada prospek lulusan dan potensi penghasilan agar mereka mendapatkan nilai yang sepadan dengan biaya kuliah," demikian pernyataan Unite, dikutip dari The Independent.

ADVERTISEMENT

Berapa Biaya Hidup untuk Kuliah di Inggris?

Mengutip laman Times Higher Education, biaya hidup di Inggris bergantung pada kota, universitas, dan jenjang pendidikan. Namun secara umum, bisa mencapai £9.790 atau sekitar Rp 226 juta per tahun (Kurs £1 = Rp 23.180).

Sementara itu untuk biaya hidupnya yakni:

- Biaya sewa rata-rata mahasiswa: Sekitar Rp 3,2 juta per minggu atau Rp 13 juta per bulan
- Biaya sewa mahasiswa di London: Rp 5,8 juta per minggu atau Rp Rp 23 juta per bulan
- Rata-rata biaya makan: Rp 1,15 per minggu (bisa lebih rendah jika di asrama)
- Tagihan air, gas, listrik: Rp 1,96 juta per bulan
- Kuota HP: Rp 231 ribu-Rp 1,3 juta
- Rata-rata biaya buku dan perlengkapan universitas: Rp 1,85 juta per bulan.
- Transportasi bus (kartu pelajar): Rp 1 juta per bulan (terutama kota besar seperti London)

Sebagian besar biaya sewa sudah termasuk tagihan, meskipun banyak mahasiswa harus membayar tagihan lain di luar biaya sewa. Sementara pada akhir masa studi sarjana tiga tahun, perkiraan total biaya akomodasi tertinggi bisa mencapai £19.000 atau Rp 440 juta.

Meski begitu, mahasiswa biasanya akan tinggal di akomodasi universitas selama tahun pertama dan kemudian pindah ke tempat tinggal pribadi untuk tahun kedua dan ketiga. Biaya akomodasi universitas akan bervariasi tergantung pada lokasi mahasiswa di Inggris dan jenis akomodasi yang mereka pilih.

Kritik terhadap Student Loan

Untuk menambal biaya hidup selama kuliah, mahasiswa di Inggris banyak yang bergantung pada sistem pinjaman yang dikenal dengan "student loan". Namun, sistem ini juga mendapat sorotan.

Beban keuangan pendidikan tinggi telah menjadi isu yang kontroversial, dengan pembela konsumen Martin Lewis, yang baru-baru ini menyebut bahwa sistem pinjaman mahasiswa sebagai "mimpi buruk" dan "kekacauan".

Ia mengkritik pada pinjaman Plan 2 yang kontroversial, di mana ambang batas gaji untuk pembayaran kembali akan dibekukan selama tiga tahun setelah anggaran musim gugur, yang berpotensi meningkatkan pembayaran bagi sebagian lulusan. Mahasiswa akan memiliki bunga yang harus dibayar tinggi, meski setelah lulus bisa mendapatkan gaji tinggi.

Artinya, lulusan hanya memiliki sisa uang yang sedikit untuk kebutuhan sehari-hari ketika biaya hidup tinggi dan harus menutup pinjaman.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di BeritaKlik.




(crt/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads