Lembaga pemeringkatan universitas belum lama ini merilis Asia University Rankings 2026. Pemeringkatan melibatkan 929 universitas dari 36 negara/wilayah.
Universitas di China kembali merajai top 10. Namun, kampus-kampus di Singapura, Jepang, dan Hong Kong tampil dalam 10 besar.
Bagi kalian yang khususnya ingin kuliah di Jepang sambil menikmati pemandangan di sana, simak apa saja perguruan tinggi terbaiknya berdasarkan pemeringkatan ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Universitas Terbaik di Jepang Versi THE Asia Rankings 2026
- The University of Tokyo: Nomor 4 se-Asia
- Kyoto University: Nomor 16 se-Asia
- Tohoku University: Nomor 21 se-Asia
- The University of Osaka: Nomor 30 se-Asia
- Institute of Science Tokyo: Nomor 34 se-Asia
- Nagoya University: Nomor 49 se-Asia
- Kyushu University: Nomor 69 se-Asia
- University of Tsukuba: Nomor 87 se-Asia
- Hokkaido University: Nomor 91 se-Asia
- Hiroshima University: Nomor 154 se-Asia
- Kobe University: Nomor 172 se-Asia
- Juntendo University: Nomor 176 se-Asia
- Keio University: Nomor 201-250 se-Asia
- Okayama University: Nomor 201-250 se-Asia
- The University of Aizu: Nomor 201-250 se-Asia
- Waseda University: Nomor 201-250 se-Asia
- Chiba University: Nomor 251-300 se-Asia
- Kyoto Prefectural University of Medicine: Nomor 251-300 se-Asia
- Tokyo Medical Univerity: Nomor 251-300 se-Asia
- Hamamatsu University School of Medicine: Nomor 301-350 se-Asia.
Times Higher Education menggunakan 18 indikator performa universitas untuk menyusun pemeringkatan ini. Indikator tersebut lalu dikelompokkan menjadi lima bidang:
- Pengajaran (lingkungan pembelajaran)
- Ekosistem penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi)
- Kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian)
- Prospek internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian)
- Industri (pendapatan dan paten).
Dikutip dari laman resmi pemeringkatan, para perguruan tinggi menyediakan dan menyetujui data institusional mereka untuk digunakan dalam perangkingan ini. Jika ada data tertentu pada tingkat subjek yang tidak tersedia, maka Times Higher Education menggunakan perkiraan yang dihitung dari titik data keseluruhan dan titik data tingkat subjek yang tersedia.
Apabila skor metrik tidak dapat dihitung karena titik data yang hilang, skor tersebut dihitung menggunakan perkiraan konvensional. Sehingga kampus terhindari dari nilai nol. Namun, Times Higher Education juga tidak memberikan penghargaan kepada institusi tersebut karena tidak menyediakan data yang dimaksud.
(nah/nwk)











































