Gaji Lulusan ITS Rata-rata Hampir Rp 7 Juta, Alumnus Fakultas Mana yang Terbesar?

ADVERTISEMENT

Gaji Lulusan ITS Rata-rata Hampir Rp 7 Juta, Alumnus Fakultas Mana yang Terbesar?

Pasti Liberti Mappapa - detikEdu
Minggu, 07 Jun 2026 11:01 WIB
Kampus ITS Surabaya
Foto: Kampus ITS Surabaya (dok. ITS)
Jakarta -

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merupakan salah satu kampus di Indonesia dengan peminat besar. Menurut data, setiap tahun lebih dari 30 ribu peserta memperebutkan kursi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT.

Kampus ini memang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis sains dan teknologi tertua di Indonesia dengan reputasi yang baik. Alumninya pun tersebar di berbagai sektor antara lain industri nasional dan multinasional hingga menjadi pegawai negeri. Lalu, berapa rata-rata gaji lulusan ITS setelah memasuki dunia kerja?

Berdasarkan hasil Tracer Study ITS 2024, kondisi alumni dibagi ke dalam lima kategori, yakni bekerja (penuh waktu maupun paruh waktu), berwirausaha, melanjutkan pendidikan, belum bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, serta belum memungkinkan untuk bekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil survei menunjukkan mayoritas alumni ITS telah terserap ke dunia kerja. Sebanyak 81,80 % responden tercatat bekerja, baik secara penuh waktu maupun paruh waktu. Sementara itu, 11,39 % alumni masih dalam tahap mencari pekerjaan.

ADVERTISEMENT

Adapun alumni yang memilih fokus berwirausaha mencapai 3,02 %. Sebanyak 3,21 % responden mengaku belum memungkinkan untuk bekerja, sedangkan 0,58 % lainnya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Kemudian dilihat dari sektor tempat bekerja, mayoritas alumni ITS atau sekitar 73,25 % berkarier di perusahaan swasta. Kemudian, 19,57 % bekerja di BUMN maupun BUMD, 5,30 % di instansi pemerintah, 0,50 % di organisasi non-profit atau LSM, 0,64 % di lembaga multilateral.

Profil Responden Tracer Study ITS 2024

Tracer Study ITS 2024 menyasar lulusan tahun 2023 sebagai responden utama. Dari total 4.134 alumni yang menjadi target survei, sebanyak 4.110 orang berpartisipasi dengan mengisi kuesioner. Dengan capaian tersebut, tingkat respons (response rate) survei mencapai 99,49 persen.

Berdasarkan jenjang pendidikan, mayoritas responden berasal dari program Sarjana (S1) sebanyak 3.615 alumni. Sementara itu, sebanyak 519 responden merupakan lulusan Sarjana Terapan (D4).

Jika dilihat berdasarkan fakultas, jumlah responden terbesar berasal dari Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS). Sebanyak 868 alumni FTIRS mengisi survei dari total 873 target responden, atau setara dengan tingkat partisipasi 99,43 persen.

Di posisi berikutnya terdapat Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) dengan 758 responden dari 762 target alumni, sehingga mencatat tingkat respons sebesar 99,47 persen. Sementara itu, Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) menyumbang 616 responden dari total 619 target, dengan tingkat partisipasi mencapai 99,52 persen.

Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) juga mencatat partisipasi tinggi. Sebanyak 560 alumni mengisi survei dari 565 target responden, atau sekitar 99,12 persen.

Adapun tiga fakultas dengan jumlah target responden paling sedikit tetap menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat tinggi. Fakultas Vokasi (FV) mencatat 515 responden dari 519 target atau 99,23 persen. Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) bahkan menjadi fakultas dengan persentase respons tertinggi, yakni 99,78 persen setelah 460 dari 461 target alumni berpartisipasi.

Sementara itu, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) memperoleh 333 responden dari 335 target alumni, dengan tingkat partisipasi sebesar 99,40 persen.

Tingginya tingkat respons di seluruh fakultas menunjukkan partisipasi alumni yang sangat baik, sehingga hasil Tracer Study ITS 2024 dapat memberikan gambaran yang cukup representatif mengenai kondisi lulusan ITS setelah memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi.

Berapa Gaji Alumnus ITS?

Tracer Study ITS 2024 mencatat rata-rata gaji bersih alumni yang bekerja mencapai Rp6.947.914 per bulan.

Berdasarkan fakultas, lulusan dengan rata-rata penghasilan tertinggi berasal dari Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC), yakni sebesar Rp8.051.041 per bulan. "Tingginya rata-rata ini kemungkinan dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan akan keahlian di bidang digital yang terus berkembang pesat," seperti dikutip dari survei tersebut.

Posisi berikutnya ditempati Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) dengan rata-rata penghasilan Rp7.237.035 per bulan.

Sementara itu, rata-rata gaji lulusan dari fakultas lainnya tercatat sebagai berikut:
* Fakultas Teknologi Kelautan (FTK): Rp6.897.250
* Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK): Rp6.769.047
* Fakultas Vokasi (FVokasi): Rp6.449.740
* Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD): Rp6.442.315
* Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD): Rp6.251.084

Menariknya, alumni yang memilih jalur kewirausahaan justru memiliki rata-rata penghasilan yang lebih tinggi. Survei menunjukkan rata-rata pendapatan bulanan alumni ITS yang berwirausaha mencapai Rp9.365.787 per bulan.

"Temuan ini menjadi sorotan penting, mengingat besaran penghasilan merupakan salah satu faktor utama yang dipertimbangkan dalam keputusan untuk berwirausaha serta dapat mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan alumni," tulis survei tersebut.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video SBY: Keadaan Dunia Saat Ini Tidak Baik, Berbahaya"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads