Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meresmikan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru tahun pelajaran 2025/2026. PPDB SMA Unggul Garuda ini bersifat nasional untuk siswa lulusan SMP/MTs/sederajat seluruh Indonesia.
Brian menyebut seluruh siswa yang diterima pada angkatan pertama ini akan mendapatkan beasiswa penuh. Mereka bersekolah secara bersama di empat SMA Unggul Garuda yang tersebar di Provinsi Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara.
"Untuk angkatan pertama yang hari ini dibuka, seluruh siswa akan dibiayai, akan mendapatkan beasiswa penuh," ungkap Brian dalam acara Sosialisasi PPDB Sekolah Garuda Baru Tahun 2026 yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek, Kamis (29/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beasiswa ini dinilai sebagai bentuk kehadiran negara agar setiap anak di Indonesia bisa mengakses pendidikan yang unggul. Di mana potensi, prestasi, dan kerja keras yang menjadi poin pentingnya.
"Ini merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, melainkan oleh potensi prestasi, dan yang paling penting adalah kerja keras," imbuh Brian.
Angkatan Pertama Beasiswa Penuh, Tapi...
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini kembali menegaskan dan membenarkan bila angkatan pertama SMA Unggul Garuda 2026/2027 mendapatkan beasiswa penuh.
Namun, untuk penerimaan ke depan, ia menyebut sekurang-kurangnya 80% siswa yang mendapat beasiswa penuh.
"Untuk SMA Unggul Garuda baru ini untuk siswanya mendapatkan beasiswa penuh dan kedepan sebenarnya sekurang-kurangnya 80% dari peserta didik akan mendapatkan beasiswa penuh. Tapi untuk tahun pertama ini full Bapak-Ibu akan mendapatkan beasiswa penuh untuk seluruh peserta didiknya," urai Ardi.
Ketua Tim Sekolah Unggul Garuda dari Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Vira Agustina yang juga hadir pada kesempatan serupa membeberkan berbagai komponen beasiswa yang didapatkan siswa SMA Unggul Garuda.
Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan dan kehidupan sehari-hari siswa di sekolah yang bersifatnya asrama tersebut. Selain itu, siswa juga akan mendapat pendanaan mobilisasi siswa dari daerah asal ke lokasi SMA Unggul Garuda tujuan.
"Beasiswa akan mengakomodasi berbagai kebutuhan. Termasuk di dalamnya untuk mobilisasi. Jadi nanti untuk si anak dari lokasi asalnya ke sekolah tujuan akan difasilitasi oleh beasiswa yang diterima," ungkap Vira
"Jadi beasiswanya tidak hanya berlaku untuk pembelajaran di lokasi tapi juga mobilisasinya juga dibiayai dalam komponen beasiswa yang diterima oleh siswa tersebut," sambungnya.
Pendaftaran SMA Unggul Garuda baru akan dibuka pada pekan pertama Februari 2026. Setiap satu sekolah akan membuka 8 rombongan belajar (rombel) di mana setiap rombel/kelas berjumlah 20 siswa.
Dengan begitu, satu SMA Unggul Garuda akan memiliki 160 siswa. Lantaran ada empat sekolah yang membuka pendaftaran, jumlah kuota penerimaan seluruhnya adalah 640 siswa.
Keempat SMA Unggul Garuda yang membuka pendaftaran terletak di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), Kabupaten Tanjung Selor Kalimantan Utara, Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, Kabupaten Belitung Timur Bangka Belitung.
(det/pal)











































