Kemenko PMK Luncurkan Platform Pembelajaran Bijak Gunakan AI, Terbuka untuk Umum

ADVERTISEMENT

Kemenko PMK Luncurkan Platform Pembelajaran Bijak Gunakan AI, Terbuka untuk Umum

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 10 Feb 2026 17:30 WIB
Kemenko PMK Luncurkan Platform Pembelajaran Bijak Gunakan AI, Terbuka untuk Umum
Laman Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI milik Kemenko PMK. Foto: Tangkapan Layar/Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI
Jakarta -

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meluncurkan platform pembelajaran untuk bijak menggunakan artificial intelligence (AI) dan beraktivitas di dunia digital. Platform ini bisa digunakan oleh masyarakat, dengan sasaran utama anak, guru, dan orang tua.

"Nanti Bapak-Ibu bisa menggunakan MOOC (Massive Open Online Course) ini, jadi platform pembelajaran yang terbuka untuk umum," kata Menko PMK, Pratikno, dalam acara Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026, di Gedung PPSDM Kemendikdasmen, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (9/2/2026), ditulis Selasa (10/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Link Platform Pembelajaran Digital dan AI Kemenko PMK

Platform pembelajaran itu disebut dengan "Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI" yang bisa diakses melalui tautan https://bijakcerdas.dicoding.com/.

Pratikno tidak bisa memungkiri bila penggunaan AI saat ini sangatlah masif bahkan penting. Namun, bila AI dipakai asal-asalan, pengguna hanya akan merasakan efek negatif.

ADVERTISEMENT

"Kenapa ini kami sampaikan? Karena penggunaan AI, artificial intelligence menjadi penting, tetapi kalau tidak bijak dan tidak cerdas, itu justru bisa banyak efek negatifnya," jelasnya.

Menurutnya di era saat ini, manusia yang menggunakan AI dan paham dunia digital rasanya sulit dikalahkan dengan manusia yang tidak menggunakan AI. Kecerdasan IQ AI saat ini diperkirakan mencapai 135, sedangkan manusia yang super cerdas memiliki IQ 120-an.

"Kalau tidak digunakan secara bijak dan cerdas, ini (AI) juga berisiko. Oleh karena itu Bapak-Ibu sekalian, kami me-launching platform pembelajaran untuk cerdas ber-digital dan ber-AI untuk umum," jelasnya lagi.

Ketika mengunjungi laman "Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI", pengguna akan ditanya kategori usia mereka, apakah anak, remaja, dewasa, guru, atau orang tua. Nantinya, informasi dan pembelajaran soal AI dan digital akan disesuaikan dengan kriteria tersebut.

Upaya Membangun SDM Unggul di Tengah Disrupsi

Pratikno menegaskan platform pembelajaran digital dan AI ini hadir sebagai upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan tangguh di tengah era disrupsi. Dalam pandangannya, disrupsi dibagi menjadi dua jenis, yakni AI-digital dan perubahan iklim.

AI di era saat ini sudah menjadi bagian kehidupan manusia di berbagai bidang. Kini, robot tidak hanya membantu manusia secara fisik tapi juga akan berpikir dengan IQ yang lebih tinggi.

"Ini disrupsi besar, nah oleh karena itu kami membuat MOOC ini, media pembelajaran ini," tandasnya.




(det/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads