Pemerintah sudah menyalurkan Rp 18 triliun buat aneka tunjangan ke guru ASN daerah (ASND) hingga Maret 2026. Buat apa saja?
Penyaluran ini sudah dilakukan tiap bulan dari bulan Januari hingga Maret 2026.
"Mulai tahun 2026, penyaluran tunjangan guru dari yang tadinya dilakukan per tiga bulan, kini menjadi setiap bulan. Percepatan penyaluran ini agar dapat memberikan kepastian kepada para guru akan haknya. Bagi pemerintah, tunjangan guru bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang setiap hari hadir mendidik generasi bangsa," ujar Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani pada Selasa (17/3) dalam rilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang diterima, Rabu (18/3), ditulis Kamis (19/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyaluran tunjangan guru di triwulan pertama 2026 tersebut meliputi:
- Tunjangan Profesi Guru (TPG) kepada sekitar 1,6 juta guru dengan total penyaluran mencapai Rp 18 triliun.
- Dana Tambahan Penghasilan (DTP) kepada sekitar 20 ribu guru dengan total penyaluran sebesar Rp14,8 miliar.
- Tunjangan Khusus Guru (TKG) kepada sekitar 62 ribu guru dengan total penyaluran mencapai Rp641,6 miliar.
Nunuk menambahkan bahwa pemenuhan hak guru secara lebih cepat diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran.
"Kami juga berharap dengan dipenuhi haknya, para guru dapat lebih fokus mengajar dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi murid-murid," tambahnya.
Perubahan penyaluran TPG menjadi setiap bulan dirasakan langsung manfaatnya oleh para guru di berbagai daerah. Mereka mengaku lebih terbantu karena adanya kepastian waktu penerimaan serta kemudahan dalam mengatur keuangan.
Guru di SMAN 4 Tebing Tinggi, Yuna Aryati, menyampaikan kebijakan ini memberikan rasa tenang dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
"Dengan penyaluran setiap bulan, kami tidak lagi menunggu lama seperti sebelumnya. Ini sangat membantu kami dalam mengatur kebutuhan dan membuat kami bisa lebih fokus dalam mengajar," ujarnya.
Senada, Guru TK Negeri Pembina, Batang, Jawa Tengah, Tarto Hadi Lukito mengaku penyaluran tiap bulan sangat membantu keuangan keluarganya.
"Kami sangat berterima kasih atas kebijakan ini. Penyaluran yang rutin setiap bulan membuat kami merasa lebih diperhatikan dan tentu saja sangat membantu dalam perencanaan keuangan keluarga," tuturnya.
Sementara itu, Guru UPT SDN 008 Langgini, Kabupaten Kampar, Riau, Merya Merry Sesa, mengaku bisa lebih fokus dalam mengajar setelah TPG disalurkan tiap bulan.
"Perubahan ini sangat berdampak bagi kami. Dengan tunjangan yang diterima setiap bulan, kami bisa lebih fokus dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa," ungkapnya.
(nwk/nah)










































