Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) menjadi dokumen sah yang diterima murid usai menjalani ujian. Dokumen ini berisi data diri murid, nilai TKA, dan kategori capaian.
Bagi murid jenjang SD dan SMP, SHTKA bisa dilampirkan ketika mendaftar sekolah jenjang berikutnya di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sertifikat Hasil TKA Pakai Perlindungan Keamanan
Bukan sekadar selembar kertas biasa, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin menyatakan, SHTKA memiliki perlindungan keamanan.
Langkah ini dilakukan agar SHTKA tidak mudah disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Perlindungan keamanan di SHTKA merupakan hasil kerja sama Kemendikdasmen dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
"SHTKA memang kita berikan security yang sangat efektif ya bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara supaya tidak dapat disalahgunakan," kata Toni dalam acara Pertemuan Media Pelaksanaan TKA Jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat di Mercure Alam Sutra, Tangerang, Banten, Kamis (30/4/2026).
Sistem Koordinasi Host to Host
Menambahkan Toni, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan, untuk menjamin tidak ada kekeliruan data nilai TKA yang diisikan ke dalam sistem, pihaknya menawarkan Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota pengisian dengan sistem host to host.
"Jadi NISN-nya siapa yang mendaftar di SPMB, maka nilai TKA-nya langsung ditarik oleh sistem. Jadi tidak lagi oleh human (manusia)," paparnya.
Cek Keaslian SHTKA Online
Apabila peserta masih ragu, Kemendikdasmen juga menyediakan fasilitas cek keaslian SHTK secara online. Langkah ini bisa dilakukan pada laman Rumah Pendidikan.
"Jadi kalau sudah dicetak SHTKA-nya, masukkan nomor peserta dengan kode unik yang ada di SHTKA, nanti muncul SHTKA versi Kemendikdasmen," jelas Rahmawati.
Di sana, peserta dan publik bisa mencocokan nilai yang ada. Jika nilainya sama, data yang disampaikan akan sesuai. Namun, bila data telah dimodifikasi, maka hasilnya akan berbeda.
"Di cek aja nanti di Rumah Pendidikan, dicocokkan. Ternyata yang muncul sama, oh berarti memang betul nilainya seperti itu. Tapi kalau misalnya ternyata itu sudah dimodifikasi, maka nanti hasilnya akan berbeda dengan fasilitas verifikasi SHTKA yang ada di Rumah Pendidikan," imbuhnya.
Cara Cek SHTKA Asli
Adapun cara cek SHTKA di Rumah Pendidikan yaitu:
1. Buka laman Portal Verifikasi Publik SHTKA pada tautan https://shtka.kemendikdasmen.go.id/verifikasi-shtka
2. Masukkan nomor peserta TKA yang tertera dalam SHTKA murid lalu klik "Enter".
3. Setelah nomor peserta TKA diinput, klik tombol "Cari".
4. Sistem akan memproses data dan hasil pencarian akan ditampilkan dalam tabel "Data Sertifikat". Informasi yang tertera pada tabel data sertifikat adalah:
- Nomor peserta TKA
- Nama peserta didik
- Jenjang
- Status
- Aksi
Pada kolom "Aksi", pengguna dapat klik tombol "Lihat Detail" untuk membuka detail sertifikat.
5. Setelah klik "Lihat Detail" akan muncul jendela pop-up yang perlu diisi data, seperti Kode ID SHTKA yang tercantum pada kanan bahwa SHTKA peserta didik.
6. Jika sudah terisi, tekan tombol "Lihat Nilai" untuk menampilkan hasil capaian per mata pelajaran.
Kategori Nilai TKA
Nilai TKA akan dikelompokkan berdasarkan kategori warna untuk memudahkan interpretasi, yakni:
- Hijau: Istimewa
- Biru: Baik
- Kuning: Memadai
- Merah muda: Kurang
(det/twu)










































