Kemenag Usul Anggaran Rp 9,6 T untuk Kesejahteraan Guru Agama di Tahun 2027

ADVERTISEMENT

Kemenag Usul Anggaran Rp 9,6 T untuk Kesejahteraan Guru Agama di Tahun 2027

Cicin Yulianti - detikEdu
Kamis, 11 Jun 2026 12:30 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar
Menag, Nasaruddin Umar. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan alokasi anggaran Rp 9,6 triliun untuk peningkatan kesejahteraan guru dalam Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027. Khususnya untuk guru pendidikan agama dan keagamaan.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, Menteri Agama, Nasaruddin Umar dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP-KL) Tahun 2027.

"Dalam penyusunan Pagu Indikatif TA 2027 pada aplikasi KRISNA-RENJA K/L, Kementerian Agama telah mengalokasikan dukungan PKPN sebesar Rp19,08 triliun," ujar Menag dikutip dari laman Kemenag, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menag menyebut ada dua klaster utama yang masuk alokasi yakni untuk pendidikan dan penurunan kemiskinan melalui Program Kesejahteraan Rakyat (Pro-Kesra) Bantuan Sosial Terintegrasi.

ADVERTISEMENT

Alokasi Anggaran Kesejahteraan Guru Agama

Dari total Rp 9,6 triliun tersebut akan diarahkan untuk beberapa kebutuhan yakni insentif dan tunjangan profesi guru dan dosen non-ASN, hingga tunjangan khusus guru di daerah 3T.

Tak hanya bagi guru, Kemenag juga mengalokasikan Rp 3,71 triliun untuk penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah.

Usulan ini akan didalami lebih dahulu Komisi VIII DPR RI bersama pejabat Eselon I Kementerian Agama. Menag berharap anggaran yang disetujui nantinya bisa memberikan dampak konkret untuk para guru.

"Kebutuhan prioritas ini pada prinsipnya telah terpenuhi secara penuh demi memastikan kebijakan nasional dapat diterjemahkan ke dalam program yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat," kata Menag.




(cyu/cyu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads