Universitas Diponegoro (Undip) menjadi salah satu kampus dengan peminat terbanyak pada SNBP 2026 dengan 46.304 pendaftar. Bagi yang ingin ke Undip tapi belum diterima lewat jalur SNBP, masih bisa mendaftar SNBT 2026! Simak jurusan terketat SNBT Undip di bawah ini.
Mengutip laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Undip menyediakan 69 prodi sarjana (S1) dan sarjana terapan (D4) pada SNBT 2026. Beberapa jurusan memiliki persaingan yang sangat ketat, dilihat dari perbandingan peminat dan daya tampung SNBT tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara menghitung jurusan mana yang memiliki persaingan masuk paling ketat yaitu membagi daya tampung sebuah jurusan di jalur tertentu dengan jumlah peminatnya pada tahun yang sama, lalu dikali 100%. Hasil yang muncul akan menunjukkan tingkat keketatan atau peluang lolos. Kemudian, urutkan jurusan mana yang memiliki angka persentase terkecil ke terendah.
Semakin kecil angka persentase, semakin ketat tingkat persaingan masuk sebuah jurusan. Misalnya, jika persentase keketatan jurusan incaranmu hanya 1%, maka setara dengan hanya 1 orang yang diterima per 100 pendaftar pada jalur tersebut di tahun itu.
Sebaliknya, semakin besar persentase keketatan, semakin besar peluang diterima pada jurusan tersebut. Jika persentase keketatan sebuah jurusan pada SNBT 2025 mencapai 18 persen, maka setara dengan 18 orang yang diterima per 100 pendaftar pada jalur tersebut tahun lalu.
K3 Paling Ketat
Jurusan dengan persaingan ketat di Undip pada SNBT 2025 yaitu S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau (K3) dengan keketatan 1,44%. Peminat tahun lalu di jurusan ini mencapai 2.565 orang, dengan kuota hanya 37 kursi. Tahun ini, kuota jalur SNBT S1 K3 Undip hanya naik 4 kursi.
Kemudian, ada jurusan S1 Kedokteran Gigi Undip dengan keketatan mencapai 1,52%. Posisi ini disusul jurusan S1 Bisnis Digital Undip dengan keketatan 1,92%.
Berikut ini daftar jurusan paling ketat di Undip pada SNBT 2025 beserta daya tampung tahun ini.
Daftar 10 Jurusan Paling Ketat di Undip pada SNBT 2025 beserta Daya Tampung 2026
1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (S1)
Peminat pada SNBT 2025: 2.565
Daya tampung pada SNBT 2026: 41
Keketatan: 1,44%
2. Kedokteran Gigi (S1)
Peminat pada SNBT 2025: 986
Daya tampung pada SNBT 2026: 15
Keketatan: 1,52%
3. Bisnis Digital (S1)
Peminat pada SNBT 2025: 1.873
Daya tampung pada SNBT 2026: 36
Keketatan: 1,92%
4. Manajemen dan Administrasi Logistik (D4)
Peminat pada SNBT 2025: 2.991
Daya tampung pada SNBT 2026: 69
Keketatan: 2,31%
5. Informasi dan Humas (D4)
Peminat pada SNBT 2025: 2.966
Daya tampung pada SNBT 2026: 69
Keketatan: 2,33%
6. Teknik Insfrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur (D4)
Peminat pada SNBT 2025: 2.640
Daya tampung pada SNBT 2026: 63
Keketatan: 2,42%
7. Farmasi (S1)
Peminat pada SNBT 2025: 1.151
Daya tampung pada SNBT 2026: 30
Keketatan: 2,43%
8. Teknologi Rekayasa Kimia Industri (D4)
Peminat pada SNBT 2025: 1.526
Daya tampung pada SNBT 2026: 39
Keketatan: 2,56%
9. Bahasa Asing Terapan (D4)
Peminat pada SNBT 2025: 1.687
Daya tampung pada SNBT 2026: 45
Keketatan: 2,67%
10. Perencanaan Tata Ruang dan Pertahanan (D4)
Peminat pada SNBT 2025: 1.620
Daya tampung pada SNBT 2026: 45
Keketatan: 2,84%
(faz/twu)










































