Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Bekti Cahyo Hidayanto, menyampaikan aturan terkait portofolio yang harus diunggah peserta yang memilih jurusan seni dan olahraga di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Ia menegaskan pembuatan portofolio dilarang menggunakan artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI). Portofolio harus dibuat dari kreativitas dan karya orisinal peserta.
Jika terbukti menggunakan AI, maka peserta akan langsung didiskualifikasi. Ia mengingatkan, panitia akan memastikan keaslian karya dalam portofolio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ingat, jangan sekali-sekali mencoba membuat tugas portofolio dengan menggunakan AI. Kami akan mendeteksinya juga dengan AI. Begitu ketahuan langsung didiskualifikasi ya," kata dalam acara Sosialisasi dan Promosi SNBT-UTBK 2026 ITS, dikutip dari tayangan YouTube ITS, Jumat (3/4/3036).
Hasil UTBK Takkan Keluar
Sanksi lainnya adalah jika peserta terbukti menggunakan AI tetapi sudah terlanjur ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), maka panitia tidak akan menilai ujiannya.
"Ujian UTBK-nya tidak akan dinilai," katanya.
Bekti juga mengingatkan para peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang lulus tidak bisa mendaftar di SNBT. Apalagi tetap mencoba mendaftar dan mengunggah portofolio yang dipakai saat SNBP.
"Kalaupun ada, misalnya yang mencoba menggunakan portofolio yang sudah pernah dipakai, misalnya di SNBP, ada peserta yang sudah lulus, kemudian adik-adik di SNBT menggunakan portofolio lulus, kami akan langsung mengenalinya," tegasnya.
Jurusan yang Wajib Unggah Portofolio
Bekti mengingatkan kembali kepada para peserta yang memilih bidang seni dan olahraga untuk membuat portofolio seorisinal mungkin dan sebaik mungkin. Berikut beberapa jurusan yang mengharuskan unggah portofolio:
- Olahraga
- Seni rupa, desain, dan kriya
- Seni musik
- Seni karawitan
- Etnomusikologi
- Teater
- Fotografi
- Film televisi
- Seni pedalangan
- Sendratasik.
(cyu/faz)










































