Sorot Plastik, Tim SMA Santa Ursula Jakarta Raih Penghargaan Tingkat Asia Timur!

ADVERTISEMENT

Sorot Plastik, Tim SMA Santa Ursula Jakarta Raih Penghargaan Tingkat Asia Timur!

Trisna Wulandari - detikEdu
Jumat, 12 Jun 2026 19:00 WIB
Tim siswi SMA Santa Ursula (Sanur) Jakarta
Para pemenang kompetisi Your World 2026 tingkat regional Asia Timur dari tim siswi SMA Santa Ursula (Sanur) Jakarta. Foto: Dok British Council
Jakarta -

Tim siswi SMA Santa Ursula (Sanur) Jakarta menjadi pemenang regional untuk kawasan Asia Timur dalam kompetisi video global Your World ke-11. Merespons tema keberlanjutan, para siswa bersaing di antara total 1.710 pelajar dari 244 sekolah sedunia.

Your World merupakan kompetisi pembuatan video tingkat global yang diselenggarakan sebagai bagian dari program British Council Partner Schools, komunitas sekolah organisasi internasional asal Inggris Raya untuk hubungan budaya dan kesempatan pendidikan.

Diikuti Indonesia, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Myanmar, hingga Taiwan, kompetisi ini mendorong inisiatif siswa dalam mengatasi tantangan sustainability di dunia nyata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah momen yang sangat membanggakan dan bersejarah bagi Indonesia, seiring perayaan kemenangan pertama kita di kawasan Asia Timur dalam kompetisi Your World dari British Council, kata Summer Xia, Country Director Indonesia dan Director South East Asia di British Council dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

ADVERTISEMENT

Soroti Masalah Plastik

Kompetisi Your World 2026 mengusung tema "Smarter Choices, Stronger Futures", dengan fokus pada konsumsi dan produksi bertanggung jawab. Para siswa diberi Tantangan Pekan Bebas Sampah (Zero-Waste Week Challenge) untuk mengkritisi kebiasaan sehari-hari dan mengambil tindakan nyata, seperti mengurangi produksi sampah dan menggunakan kembali bahan-bahan yang ada. Hasilnya dituangkan ke dalam video.

Marsha Saputra, perwakilan siswa SMA Sanur Jakarta, menuturkan timnya semula fokus mencari solusi untuk sampah yang sudah terlanjur diproduksi. Namun, setelah melalui banyak sesi konsultasi, diskusi, dan revisi, mereka menyadari solusi yang sebenarnya bukanlah mengelola sampah dengan lebih baik, melainkan mencegah sampah tersebut agar tidak tercipta sejak awal.

"Pergeseran pola pikir itulah yang menjadi ide utama dari proyek kami, yaitu 'SNAP Week'. Kami berharap proyek kami dapat menginspirasi anak muda lainnya untuk menyadari bahwa tindakan sederhana sekalipun dapat menciptakan perubahan yang berarti," tuturnya.

Inisiatif dari SMA Santa Ursula menunjukkan perubahan perilaku siswa yang terukur hanya dalam waktu satu minggu. Solusi para siswa juga dinilai bisa direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia.

Pada video berjudul "Snap Week: Our Solution to Responsible Consumption" yang dapat diakses di , mereka menampilkan pendekatan praktis yang dipimpin para siswa untuk mengurangi sampah plastik dan mendorong konsumsi bertanggung jawab.

Karya para siswi dinilai unggul dalam hal ketajaman mengidentifikasi masalah sampah plastik. Mereka juga dinilai jeli dalam menyajikan inisiatif SNAP (Say No to All Plastic and Paper Waste) sebagai solusi kreatif yang praktis.

Sejumlah keunggulan lainnya proyek siswa ini yakni terorganisasi dengan baik, visual yang menarik, serta memuat pesan yang mudah dipahami dan relevan. Proyek mereka juga dinilai menunjukkan dampak nyata melalui perubahan perilaku yang tampak di lingkungan sekolah.

"Hal yang benar-benar menginspirasi bukan hanya gagasan itu sendiri, melainkan bagaimana para siswa ini merealisasikannya secara kolaboratif, berpikir kritis, serta mengatasi tantangan nyata dengan solusi yang praktis. Perjalanan mereka membuktikan bahwa proses belajar jauh melampaui batas ruang kelas; ia menjelma menjadi tindakan, dampak, dan perubahan positif," kata Summer Xia.

"Ini adalah pengingat kuat bahwa ketika generasi muda dibekali dengan keterampilan dan kesempatan yang tepat, mereka memiliki rasa percaya diri sekaligus kemampuan untuk membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan bagi kita semua," imbuhnya.

Pemenang Global dan Kandidat RI

Adapun tim pemenang global kompetisi video ini yakni para pelajar dari International School of Pakistan di Kuwait. Para siswa menggunakan pendekatan praktis mengurangi sampah lewat perubahan perilaku sehari-hari di sekolah serta di rumah.

Sementara itu, di tingkat nasional, Indonesia diwakili tiga kandidat yang masuk shortlist. Selain "Snap Week" oleh SMA Santa Ursula Jakarta, ada "Website Workshop - IJO IJO" oleh Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah dan "Trace Exhibition Campaign" oleh Sekolah Kristen Immanuel.

Siap-siap Kompetisi Selanjutnya

Dengan total 342 kiriman karya dari 1.710 siswa sedunia, angka ini dinilai menunjukkan animo kepedulian anak muda terhadap isu-isu keberlanjutan. Di luar para pemenang utama, karya-karya siswa Indonesia dan negara peserta lainnya menyoroti beragam solusi lokal yang relevan dengan tantangan keberlanjutan di wilayah masing-masing.

Video kiriman mereka merekam momen saat para remaja mulai mengadopsi kebiasaan baru dan mendokumentasikan perubahan dalam pengurangan sampah. Di samping hasil yang langsung tampak, solusi mereka menunjukkan, aksi kolektif di tingkat sekolah ternyata dapat memberikan dampak lingkungan yang terukur.

Kompetisi Your World edisi ke-12 akan dibuka pada September 2026. Siap-siap ikutan, cek informasinya di laman British Council atau klik DI SINI.




(twu/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads