Calon mahasiswa baru (camaba) tak daftar ulang di perguruan tinggi negeri (PTN) di 2025 sekitar 60 ribuan. Bagaimana di 2026?
Data ini dipaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru dengan Komisi X DPR pada Rabu, 24 Juni 2026 lalu.
Mantan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Prof Nizam, memaparkan data bahwa setiap tahun ada 3,6 juta lulusan SMA. Dari jumlah itu, 50 persen alias separuhnya sekitar 1,8 juta punya keinginan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
"Sementara yang masuk ke PTN itu hanya 568 ribu. Secara data begitu ya, kira-kira ada 3,1 juta lulusan SMA yang belum tertampung di perguruan tinggi negeri," jelas Nizam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jumlah yang berminat melanjutkan ke PTN setara 1,8 juta, ada sekitar 1,2 juta yang belum mendapatkan tempat di PTN.
"Kita lihat dari data tadi itu adalah yang tidak mendaftar ulang yang jumlahnya cukup besar, tahun ini sekitar 60.000 lebih ya. Bahkan di media sekarang sedang menjadi headline. Tapi itu sebetulnya setiap tahun sejak tahun 90-an ketika saya masih menjadi dosen muda, menjadi panitia itu ya sekitar 10% itu yang tidak mendaftar ulang," jelas Nizam dikutip dari YouTube TVR Parlemen, ditulis Kamis (2/7/2026).
Dalam slide yang dipaparkan Nizam, dari 681 ribu mahasiswa yang diterima PTN, sekitar 10 persen tidak mendaftar ulang, setara 68 ribu.
Nizam mengamati dan mencatat pola alasan camaba tidak mendaftar ulang yakni:
1. Perguruan tinggi kedinasan
2. Diterima pada pilihan kedua, ketiga dan keempat
3. Berubah pikiran
"Jadi biasanya anak-anak yang diterima di kedinasan karena mendapat beasiswa, mendapatkan segala macam fasilitas jika mereka pindah meskipun diterima di UI di fakultas mentereng seperti ekonomi, kedokteran pun pindah ke sekolah kedinasan," tutur Nizam.
Data SNPMB 2025
Paparan data SNPMB 2025 Foto: Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen. |
Data ini dipaparkan Ketua Panitia SNPMB 2026 Eduart Wolok dalam RDP di DPR.
Eduart memaparkan 3 jalur SNPMB 2025:
SNBP
- Daya Tampung 181.425
- Diterima 173.028
- Daftar Ulang 159.926
SNBT
- Daya Tampung 260.319 (Daya Tampung Perubahan 284.380)
- Diterima 253.421
- Daftar Ulang 218.918
Seleksi Mandiri
- Daya Tampung 186.213 (Daya Tampung Perubahan 252.192)
- Diterima 249.233
- Daftar Ulang 188.982
Daya Tampung Awal Total 627.957
Daftar Ulang 567.826 (90,42%)
Tak Daftar Ulang 60.131
Dikonfirmasi detikEdu, Eduart mengonfirmasi data tersebut.
"60 ribuan itu (10% dari DT Total awal) yang tidak daftar ulang semua jalur (SNBP, SNBT, dan Mandiri) di SNPMB 2025," kata Eduart melalui pesan tertulis kepada detikedu.
Eduart mengungkapkan mahasiswa yang tak mendaftar ulang itu bukan cuma karena biaya. Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia (MRPTNI) ini mengungkapkan ini penyebab camaba tak daftar ulang:
1. Uang Kuliah Tunggal (UKT)
2. Diterima di Luar Pulau, biaya mobilitas tinggi
3. Kejar prodi impian via jalur Mandiri
Data Camaba Tak Daftar Ulang di 2026
Bagaimana di tahun 2026? Ketua Panitia SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengatakan sedang menyusun datanya. Berhubung pula jalur mandiri di beberapa PTN masih berlangsung hingga Juli 2026.
"Saat ini kan masih proses ya di (jalur) mandiri, jadi kita belum ini (hitung). Nanti kalau sudah ada data resminya kita akan tulis," tutur Eduart di sela acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Data yang pernah dipaparkan Eduart di DPR adalah data peminat masuk PTN 2026.
Data SNPMB 2026 Foto: Tangkapan layar TVR Parlemen |
- Siswa terdata: 3.667.769
- Siswa memiliki akun (kumulatif 2024-2025-2026): 1.830.428
- Siswa akun permanen (kumulatif 2024-2025-2026): 1.590.107
- Daya Tampung Total PTN: 638.239 (+/- 35%)
Data SNPMB 2026
Dalam slide persentasi yang dipaparkan Nizam tentang SNPMB 3 jalur masuk 2026 yakni:
Data SNPMB 2026 Foto: Tangkapan layar TVR Parlemen |
SNBP
- Daya Tampung 189 ribu
- Diterima 179 ribu
- Daftar Ulang 165 ribu
Tak daftar ulang 14 ribu (jumlah diterima - daftar ulang)
SNBT
- Daya Tampung 284 ribu
- Diterima 253 ribu
- Daftar Ulang 218 ribu
Tak daftar ulang 35 ribu
Mandiri
Daya Tampung 252 ribu
Diterima 249 ribu
Daftar Ulang 189 ribu
Tak daftar ulang 60 ribu
Jumlah tak daftar ulang= 14 ribu + 35 ribu + 60 ribu = 109 ribu
Di bagian bawah slide yang dipaparkan Nizam, tertulis:
- Daya Tampung Total PTN 725 ribu
- Diterima 681 ribu
- Daftar Ulang 568 ribu
Tak daftar ulang = 681 ribu - 568 ribu = 113 ribu
Ada selisih 4 ribuan pada data yang dipaparkan Nizam. Namun, benarkah ada 100 ribuan camaba tak daftar ulang di SNPMB 2026?
Dikonfirmasi detikEdu pada Rabu (1/7/2026) kemarin, Nizam menjelaskan melalui aplikasi pesan, "Angka tersebut karena peserta bisa terdaftar di 3 jalur. Jadi double counting. Kalau berdasar nama peserta sekitar 60 ribu".
detikers, buat kamu yang tidak mendaftar ulang ke PTN tahun 2026 ini, bisa bercerita alasannya ke milis redaksi detikedu@BeritaKlik.com ya. Sertakan email atau nomor kontak yang bisa dihubungi untuk dikonfirmasi.














































