Seorang Pemuda Tewas Tenggelam di Pantai Pamayangsari Tasikmalaya

Seorang Pemuda Tewas Tenggelam di Pantai Pamayangsari Tasikmalaya

Deden Rahadian - detikJabar
Minggu, 11 Jan 2026 18:20 WIB
Petugas evakuasi jenazah korban tenggelam di Tasikmalaya
Petugas evakuasi jenazah korban tenggelam di Tasikmalaya (Foto: Istimewa).
Tasikmalaya -

Seorang pemuda hilang terbawa arus saat berenang di Pantai Pamayangsari, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Korban diketahui bernama Ega (22), seorang wisatawan asal Tasikmalaya.

Detik-detik tenggelamnya korban terekam kamera warga. Dalam rekaman tersebut, korban tampak nekat melawan gelombang tinggi meski sejumlah warga dan petugas telah memperingatkannya. Korban tidak mengindahkan imbauan tersebut dan terus berenang ke tengah hingga akhirnya raib diterjang ombak dalam hitungan menit.

"Benar, ada laporan warga yang hilang digulung gelombang saat berenang. Kami bersama Tim SAR sedang melakukan pencarian," kata Kasat Polair Polres Tasikmalaya, AKP Dudung Supriatna kepada detikJabar, Minggu (11/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban diketahui berenang di zona terlarang. Selain terdapat palung, kawasan tersebut memiliki karakteristik gelombang laut yang sangat tinggi dan berbahaya bagi wisatawan.

"Dia berenang menjauhi bibir pantai ke lokasi terlarang. Sampai sore ini korban belum ditemukan," ujar Dudung.

ADVERTISEMENT

Polisi memastikan korban berenang seorang diri. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya barang-barang milik korban yang ditinggalkan di sebuah warung di sekitar lokasi kejadian.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat berenang sendirian sebelum tersapu ombak dan tenggelam. Ditemukan pula satu unit sepeda motor dan satu set pakaian milik korban di warung sekitar pantai," lanjut Dudung.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyebutkan bahwa pencarian kini memasuki hari kedua. Tim SAR Gabungan membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

"SRU 1 melakukan penyisiran air menggunakan perahu jukung nelayan sejauh 2 km di sekitar Last Known Position (LKP). Sementara SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh 2 km ke arah timur dari LKP," jelas Ade Dian.

Sejumlah unsur terlibat dalam operasi pencarian ini, di antaranya Pos SAR Tasikmalaya, Polsek Cipatujah, Satpolairud Cipatujah, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Balawista Cipatujah, dan nelayan setempat. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus menyisir area pencarian.

Setelah cukup lama melakukan pencarian, petugas akhirnya berhasil menemukan korban. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, berjarak sekitar 15 km dari lokasi kejadian.

"Setelah pencarian, korban tenggelam ditemukan. Jarak dari lokasi hilang sekitar 15 kilometer," kata Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adi Setia pada detikjabar Minggu petang (11/1).

Jembar menambahkan, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana, Satpol Airud, Koramil, Polsek, dan relawan telah melakukan pencarian sejak Minggu. Penyisiran darat bibir pantai oleh petugas berjalan kaki di sepanjang bibir pantai Cemara Pamayangsari dan sekitarnya. Proses kedua dilakukan dengan penyisiran perairan Pantai Pamayangsari oleh anggota BASARNAS, BPBD, TAGANA, POL AIRUD, Balawista.

"Tim SAR Nelayan menggunakan kapal motor ke perairan Pantai Pamayangsari dan sekitarnya sejauh kurang lebih 1 km dari bibir pantai," kata Jembar.

Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Cipatujah untuk visum.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Balita di Bali Terseret Banjir, Ditemukan Tewas Sejauh 6 Kilometer"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads