Lanti TKW Sukabumi Pulang ke RI Hari Ini Usai Terbaring Sakit-Tertahan di China

Lanti TKW Sukabumi Pulang ke RI Hari Ini Usai Terbaring Sakit-Tertahan di China

Siti Fatimah - detikJabar
Kamis, 29 Jan 2026 09:54 WIB
Potret Lanti yang dibawa keluarga
Potret Lanti yang dibawa keluarga (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Kabar baik datang dari Lanti (46), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Citamiang, Kota Sukabumi yang sempat tertahan dan menjalani perawatan medis di Shanghai, China. Lanti dipastikan pulang ke Indonesia hari ini dan dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Kamis (29/1/2026) pagi.

Kuasa hukum Lanti, Rangga Suria Danuningrat mengatakan, kliennya berangkat dari China dan diperkirakan mendarat di bandara sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu, Lanti akan langsung melanjutkan perjalanan ke Sukabumi.

"Alhamdulillah hari ini Lanti pulang ke Indonesia. Jam 10.00 sampai bandara, kemungkinan tiba di Sukabumi sekitar jam 13.00 atau 14.00," kata Rangga saat dikonfirmasi detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rangga menjelaskan, kepulangan Lanti dilakukan setelah tim dokter menyatakan kondisinya cukup stabil. Sebelumnya, Lanti sempat menjalani perawatan intensif, termasuk tindakan penyedotan cairan di bagian perut, dan berada dalam pengawasan medis.

Ia menambahkan, selama menjalani perawatan di China, seluruh biaya pengobatan Lanti ditanggung oleh pemerintah setempat atas pendampingan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Sementara itu, biaya kepulangan ke Indonesia ditangani oleh pemerintah RI, termasuk kebutuhan hidup Lanti sebelum kembali ke Tanah Air.

ADVERTISEMENT

"Begitu dokter memberi izin pulang, pemerintah China langsung menerbitkan visa jangka pendek. Biasanya berlaku sekitar satu minggu sampai 10 hari untuk proses kepulangan," jelasnya.

Dalam perkembangannya, Rangga juga mengungkapkan bahwa seorang perempuan bernama Dewi Tjong yang sebelumnya sempat disebut dalam kasus ini, kini justru membantu Lanti selama masa pemulihan. Dewi disebut kerap mendampingi Lanti untuk keperluan medis.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus Lanti menjadi perhatian publik setelah pihak keluarga mengungkap adanya permintaan tebusan agar Lanti bisa dipulangkan. Kondisi kesehatan Lanti yang sempat menurun dan keterbatasan akses keluarga membuat pemerintah Indonesia turun tangan melalui KJRI.

Lanti sempat didiagnosis penyakit tumor jinak. Kaki dan perutnya tiba-tiba membengkak hingga mengganggu aktivitas bekerjanya di China. Ia juga sempat meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar dapat memulangkannya ke Tanah Air.

Kini, setelah melalui koordinasi intensif antara pemerintah Indonesia dan otoritas China, proses pemulangan Lanti akhirnya terealisasi. Keluarga berharap Lanti dapat segera berkumpul kembali di Sukabumi dalam kondisi sehat dan aman.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads