Hujan Angin di Kota Sukabumi, 9 Pohon Tumbang-13 Atap Rumah Rusak

Hujan Angin di Kota Sukabumi, 9 Pohon Tumbang-13 Atap Rumah Rusak

Siti Fatimah - detikJabar
Rabu, 04 Mar 2026 16:03 WIB
BPBD saat melakukan evakuasi bencana akibat hujan disertai angin kencang di Kota Sukabumi (
BPBD saat melakukan evakuasi bencana akibat hujan disertai angin kencang di Kota Sukabumi (Foto: Dok BPBD Kota Sukabumi)
Sukabumi -

Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Sukabumi, Rabu (4/3/2026). Akibatnya, sedikitnya sembilan pohon tumbang dan 13 rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Joseph Sabaruddin mengatakan, hingga pukul 14.55 WIB laporan dampak cuaca ekstrem masih terus bertambah dan petugas masih melakukan penanganan di lapangan.

"Sekitar pukul 12.00 terjadi hujan disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang di 9 titik dan kerusakan atap rumah di 13 titik. Sementara tim satgas masih di lapangan melakukan penanganan dan asesmen," kata Joseph kepada detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD, pohon tumbang terjadi di antaranya di Jalan Lingkar Selatan depan Kelurahan Jayaraksa, Jalan Letda T Asmita depan SDN Tonjong, serta Jalan Parahita RT 01 RW 04 Cibitung Kidul, Kelurahan Limusnunggal.

ADVERTISEMENT

Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan di Jalan Nagela Perum Genteng Puri, Kelurahan Baros; Jalan Zamrud 4 Perum Baros; Jalan Baros depan Polsek Baros; Kampung Bojongloa, Kelurahan Lembursitu; serta RT 01 RW 01 Kelurahan Cikundul.

"Sejumlah titik pohon tumbang telah selesai ditangani, sementara lainnya masih dalam proses evakuasi material pohon oleh petugas gabungan," ujarnya.

Tak hanya pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan kerusakan atap rumah warga di berbagai kelurahan. Di antaranya di Kelurahan Sukakarya, Cibeureum Hilir, Nanggeleng, Baros, Jayamekar, Subangjaya, Sudajaya Hilir, Cikundul, hingga Lembursitu.

"Satu rumah di Kampung Bojongloa RT 03 RW 10 Kelurahan Lembursitu dilaporkan mengalami atap roboh," sambungnya.

Meski demikian, hingga sore ini belum ada laporan korban jiwa. Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads