Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memprediksi arus mudik 2026 mengalami peningkatan hingga 1,7 persen. Hal tersebut dipicu tingginya minat masyarakat untuk pulang kampung pada momen libur Idulfitri.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jalan Gandasari, Kecamatan Katapang, Rabu (11/3/2026). Peningkatan terjadi jika dibandingkan dengan data tahun 2025.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin itu yang jelas ada peningkatan, Peningkatan 1,7 persen. Kalau enggak salah saya lihat tuh sekitar 1.412.000 kendaraan. Jadi ada peningkatan 1,7 persen dari tahun sebelumnya," ujar Ali.
Ali menyebut pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi arus mudik 2026. Salah satu upayanya adalah dengan menyiagakan 259 personel Dishub di sepanjang jalur mudik.
"Kemudian kita juga kemarin kita sudah rakor lintas sektor di situ ada Polri, Dinas Perhubungan, dan juga Dinas terkait lainnya. Kalau personel itu ada sekitar 1.700 personel gabungan," katanya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam menghadapi mudik sangat terlihat pada 2026. Apalagi wilayah Kabupaten Bandung kerap dilintasi para pemudik yang menuju arah Jawa Barat bagian selatan dan Jawa Tengah.
"Yang namanya jalur Cileunyi, Rancaekek, Nagreg, itu orang yang mau ke mana pun pasti lewat situ. Otomatis itu salah satu titik-titik rawan yang ke depannya akan menjadi padat padat kendaraan," jelasnya.
"Jadi saya berharap semuanya harus benar-benar matang karena jangan sampai entar pada hari H-nya atau pada saat pengamanannya itu, persiapan kita jangan sampai kurang," tambahnya.
Sementara itu, Kadishub Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengungkapkan, sejumlah persiapan terus dimatangkan seiring prediksi kenaikan jumlah pemudik. Langkah ini dilakukan dengan berkaca pada pelaksanaan mudik tahun sebelumnya.
"Kegiatan pengamanan Idul Fitri, setiap tahun kita laksanakan. Dan tentu kita mengevaluasi dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya ya. Tadi disampaikan oleh Pak Wakil juga, bahwa walaupun nanti kita ada prediksi kenaikan, tetap kita sesempurna mungkin kita laksanakan untuk persiapan pengamanan," kata Hilman.
Hilman menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyiapkan 12 pos. Pos tersebut terdiri dari satu pos induk, satu pos terpadu, dan 10 pos pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung.
"Pos itu tersebar dari mulai Nagreg, Cicalengka, Cileunyi, Pacira, juga Pangalengan, ada juga di Majalaya dan posko lainnya," ucap Hilman.
Dishub Kabupaten Bandung juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana, di antaranya traffic cone, water barrier, hingga perlengkapan stick lamp.
"Kita juga dapat bantuan dari Provinsi ya kemarin, dari Dishub Provinsi sebanyak 200 traffic cone yang nanti akan kita sebar di semua lokasi yang kita anggap untuk dalam rangka pengamanan arus mudik maupun arus balik," pungkasnya.
(orb/orb)
