2 Jenis Kendaraan yang Dilarang Melintas di Sukabumi Selama Lebaran 2026

2 Jenis Kendaraan yang Dilarang Melintas di Sukabumi Selama Lebaran 2026

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 17 Mar 2026 18:00 WIB
ScreenshotPetugas Dishub saat melakukan penyekatan kendaraan truk di Exit Tol Bocimi
Petugas Dishub saat melakukan penyekatan kendaraan truk di Exit Tol Bocimi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Jalur utama di Kabupaten Sukabumi disterilkan dari kendaraan berat selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan melakukan penyekatan di beberapa titik, salah satunya di Exit Tol Bocimi.

Pembatasan ini diberlakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas yang diprediksi meningkat signifikan. Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Dirjen dan Korlantas Polri.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Muhtadi Latip mengatakan, pembatasan angkutan barang sudah diberlakukan sejak 13 Maret pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada dua jenis kendaraan yang dilarang melintas sama sekali," kata Muhtadi, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, kendaraan yang dilarang melintas meliputi angkutan dengan sumbu tiga atau lebih, serta kendaraan pengangkut material tambang seperti pasir dan sejenisnya. Meski begitu, pembatasan tidak berlaku untuk kendaraan yang membawa kebutuhan vital.

"Pengecualian diberikan untuk pengangkut BBM, susu, serta sembako seperti beras dan jagung. Termasuk ambulans tetap diperbolehkan melintas," ujarnya.

Dishub juga telah mengirimkan imbauan kepada para pengusaha angkutan agar mematuhi aturan tersebut guna mencegah penumpukan kendaraan di jalur utama Sukabumi.

Muhtadi menambahkan, pengelolaan arus mudik di Sukabumi melibatkan kolaborasi lintas instansi. Dishub bertugas menyiapkan sarana dan prasarana transportasi, Dinas PU memastikan kualitas jalan, sementara Polri memegang kendali dalam rekayasa lalu lintas.

"Manajemen rekayasa lalu lintas di jalan berada di bawah kendali Polri, kami dari Dishub mendukung sarana pendukungnya. Harapannya kondisi tetap kondusif," ucapnya.

Dishub juga memastikan petugas akan disiagakan di sejumlah titik rawan untuk menjamin kelancaran perjalanan pemudik dari arah Jakarta, Bogor, maupun sebaliknya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads