Ada yang berbeda di kawasan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tahun ini. Sebuah bangunan megah dengan arsitektur khas balok susun warna-warni berdiri kokoh di dekat bibir pantai. Bangunan itu bukan wahana bermain baru, melainkan Pos Terpadu Polres Sukabumi yang didesain unik menyerupai dunia Lego dan ikon Penyu.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menjelaskan bahwa konsep tematik ini merupakan perpaduan antara identitas lokal dan daya tarik psikologis bagi masyarakat. "Jadi Pos Terpadu tematik Lego dan Penyu ini memang memadukan antara kearifan lokal Sukabumi yaitu Penyu, dan juga kesenangan daripada anak-anak yaitu Lego," ujar AKBP Samian saat ditemui di lokasi, Jumat (20/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan langsung, fasad bangunan ini menyerupai benteng mainan dengan tekstur bata abu-abu kotak-kotak yang khas. Di bagian atas gerbang utama, bertengger maskot penyu hijau raksasa dengan mata bulat yang ikonik, bersanding tepat di bawah logo merah bertuliskan "LEGO".
Memasuki area dalam, suasana kaku pos polisi sirna seketika. Di sisi kiri, terdapat Ruang Pelayanan Kesehatan yang dilengkapi dengan velbed hitam dan standee karakter perawat Lego.
Bersebelahan dengan itu, terdapat Ruang Jaga yang tertata rapi dengan sofa biru empuk dan pendingin ruangan (AC) standing yang menjaga suhu tetap sejuk. Bahkan, tersedia dispenser dan kulkas showcase berisi minuman dingin untuk warga.
Fasilitas 'Ramah Anak' Hingga Kursi Pijat
Pos PAM Istana Lego, jadi pusat komando dan layanan kepada pemudik hingga pengunjung wisata libur lebaran Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar |
Area yang paling mencuri perhatian adalah playground mini di sudut ruangan. Di sini, anak-anak pemudik bisa bermain perosotan, menunggangi kuda-kudaan kuning, hingga motor mainan polisi di atas karpet puzzle warna-warni.
Dindingnya dihiasi wallpaper penuh warna bertuliskan "Ayo Bermain dengan Aman dan Menyenangkan!". "Harapannya Pos Terpadu ini bisa membantu dalam kinerja Ops Ketupat Sukabumi dalam Operasi Ketupat sebagai pusat kendali. Kemudian juga bisa menjadi wahana baru untuk masyarakat berkreasi, khususnya anak-anak bisa bermain di sini ada Lego," tutur Samian.
Tak hanya untuk anak-anak, pemudik dewasa pun dimanjakan. Banyak fasilitas tersedia bagi siapa pun yang datang untuk sekadar beristirahat di tempat ini. "Dan juga orang tuanya bisa beristirahat dengan adanya kursi pijat, dan juga bagi masyarakat yang kebetulan butuh singgah dan juga butuh rileks, di sini juga ada layanan-layanan yang kita berikan termasuk pengobatan. Dan juga untuk ibu yang sedang menyusui, kita juga sediakan laktasi room sehingga memang nyaman untuk bisa disinggahi dan juga bisa berkreasi," tambahnya.
Meski tampilannya menggemaskan, pos ini memiliki fungsi teknis yang sangat serius. Terdapat layar monitor besar yang menampilkan delapan titik CCTV secara real-time.
Petugas memantau pergerakan kendaraan mulai dari titik macet di Pasar Cibadak hingga kawasan wisata pantai. Di sampingnya, terpampang Peta Tactical Floor Game (TFG) dan panel data digital yang merinci strategi pengamanan.
Terkait situasi terkini, AKBP Samian menyebutkan kondisi wilayah hukumnya masih sangat terkendali. "Pelaksanaan Operasi Ketupat hingga hari ini di wilayah hukum Polres Sukabumi situasi aman dan kondusif, kecelakaan bisa dikendalikan, laka lantas yang menyebabkan fatalitas korban nihil, kemudian juga kemacetan hampir tidak terjadi," ungkap Samian.
Kelancaran ini juga dipengaruhi oleh akses infrastruktur baru. "Adanya fungsional Tol Bocimi Seksi 3A dan juga bagaimana pengaturan dan rekayasa lalin di arteri bisa memadukan yang biasanya padat, sekarang bisa diurai dan bisa lancar," jelasnya lagi secara mendetail.
Pos Pam ini berdiri di lokasi yang sangat strategis, yakni Alun-alun Gadobangkong yang berbatasan langsung dengan laut lepas Palabuhanratu. Saat sore menjelang, titik ini menjadi lokasi favorit petugas maupun warga untuk healing sejenak menikmati matahari terbenam (sunset).
Ikon Penyu yang diusung memiliki filosofi sebagai simbol ketenangan dan ketahanan dalam perjalanan, sementara Lego melambangkan sinergi Polri dalam melayani masyarakat secara humanis.
Dengan kesiapan ini, Polres Sukabumi memastikan kenyamanan para pemudik dan wisatawan yang berkunjung ke Ibu Kota Kabupaten Sukabumi.
(iqk/iqk)

